Di Tahanan, Novanto Ngambil Tugas Cuci Piring

Di Tahanan, Novanto Ngambil Tugas Cuci Piring

103
0
banner 300x250

JAKARTA – Setya Novanto merasa seperti anak kost selama mendekam di rumah tahanan KPK. Novanto melakoni sejumlah aktifitas layaknya anak kost.

Novanto sebelumnya menjabat Ketua DPR dan Ketum Partai Golkar. Dengan posisi itu, Novanto bak seorang raja yang biasa dilayani. Mendekam di jerjuji besi membuat Novanto seperti rakyat belaka. Dia “terpaksa” menjalani hidup mandiri selama berada di “hotel prodeo”.

Sejumlah aktifitas dilakoni Novanto bersama-sama tahanan lain. Mulai dari mencuci piring, mengepel, hingga menyapu.‎

“Sekarang rakyat lah. sekarang kita berbagi ngepel, nyapu, nyuci piring. Saya bagian cuci piring aja lah,” ucap Novanto di pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (25/1/2018).

Novanto pun merasakan kudapan “alakadarnya” selama berada di penjara. Hal itu berbeda ketika dia masih jadi seorang “pembesar”, yang bisa memesan makanan sesuka hatinya.

“Sekarang kan jadi anak kost, kan. Hehe. Sekarang rakyat jelata, tapi makannya sama-sama (dengan tahanan lain),” tutur dia.

Layaknya anak kost, kini Novanto terpaksa mengkonsumsi mie istan sebelum bertolak ke pengadilan. “(Makan) Supermie,” tuturnya.

Saat dirinya ataupun tahanan lain bosan makan makanan istan, cerita Novanto, maka antar tahanan berbagi makanan yang dibawakan oleh keluarganya. “Menunya ya ganti-ganti, tapi kami biasa dari kiriman keluarga kami (masing-masing) saling sharing satu sama lain, sama-sama susah kan,” tandas Novanto.

Novanto diketahui dijerat sebagai pesakitan kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP oleh KPK. Novanto didakwa secara bersama-sama melakukan perbuatan tindak pidana korupsi yang mengakibatkan ‎kerugian negara sekira Rp 2,3 triliun dalam proyek pengadaan e-KTP, tahun anggaran 2011-2013.

‎Selaku Ketua fraksi Golkar saat itu, Novanto diduga mempunyai pengaruh penting untuk meloloskan anggaran proyek e-KTP yang sedang dibahas dan digodok di Komisi II DPR RI pada tahun anggaran 2011-2012. (JS)

banner 300x250

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY