Kemendagri Rilis Isu-Isu Strategis Bidang Politik Di Balikpapan

Kemendagri Rilis Isu-Isu Strategis Bidang Politik Di Balikpapan

77
0
banner 300x250

BALIKPAPAN –  Kementrian Dalam Negeri  melalui Direktorat Politik Dalam Negeri dan Pemerintahan Umum menggelar Forum Komunikasi Sosial dan Pembahasan Isu-Isu Strategis  Bidang Politik Dalam Negeri.

Kegiatan bertema “Membangun Demokrasi Cerdas dalam Mendukung Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2018 dan Pemilu Serentak Tahun 2019” ini diadakan di  Hotel Grand Tiga Mustika Balikpapan, (12/2/2018).  Peserta dalam forum tersebut melibatkan tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan masyarakat.

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri dan sekaligus menjadi Pembicara Utama,, Didi Sudiana, SE, MM.

Dalam acara tersebut, berkembang beberapa materi yang dibahas dan menjadi bahan diskusi antara lain sebagai berikut:

a,Menyikapi dinamika politik saat ini, menyongsong Pelaksaan Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019 yang sangat penting, jika dikaitkan dalam upaya untuk menyinerjikan tugas-tugas Pemerintah dan pemerintah daerah ke arah pemantapan stabilitas politik dalam negeri.

b.Roda pemerintahan harus mampu secara konsisten dan terprogram melanjutkan proses reformasi di segala bidang yang tengah bergulir sekarang ini, khususnya reformasi birokrasi dan politik yang berkarakter kebangsaan sesuai nilai Pancasila dan UUD 1945.

3. Agenda pembangun sosial politik ke depan menghadapi berbagai dinamika politik sebagai tugas kita bersama, yakni bagaimana mengelola stabilitas politik dalam negeri sehingga menjamin proses konsolidasi demokrasi, sebagai dampak dari pelasanaan agenda demokrasi, baik nasional maupun lokal.

4.Kompleksitas masalah yang dihadapi bangsa Indonesia di bidang Politik Dalam Negeri mendorong kita untuk mengajukan satu pertanyaan mendasar: sudah siapkah bangsa ini membangun landasan yang kokoh sebagai basis bagi terwujudnya demokrasi yang berkelanjutan di Indonesia?

“inilah pentingnya kita mendiskusikan berbagai penanganan isu – isu politik nasional serta agenda demokrasi melalui pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2018 dan menyongsong Pemilu Serentak 2019,”ujar Didi.

Dia menjelaskan, adapun point – point yang menjadi harapan bersama dalam forum tersebut.

a.stabilitas politik dalam negeri terjaga sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, terpeliharanya kebhinekaan Indonesia serta terwujudnya partisipasi masyarakat di berbagai bidang dalam menyikapi dinamika politik di dalam negeri saat ini. Isu penting yang perlu disikapi secara serius diantaranya, yaitu Isu SARA, Sentimen Agama, Politik Identitas, Ujaran Kebencian, Sentimen Agama dan yang tidak kalah pentingnya adalah Money Politics.

b.Menciptakan stabilitas politik dalam negeri dapat ditempuh dengan melakukan deteksi dini, yakni pemetaan potensi instabilitas yang memengaruhi dinamika politik lokal dan pemanfaatan modal sosial dengan cara mempererat komunikasi bersama tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama.

c.Ada komitmen dari seluruh jajaran Pemerintah, Pemda, penyelenggara, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, dan Stake Holder  lainnya dalam menyukseskan Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019 tanpa Isu SARA, sentiment agama, isu pemecah belah bangsa, dan hal  hal yang dapat menggangu stabilitas politik dalam negeri.

b.Terbangun komitmen seluruh elemen masyarakat (Pemerintah, Pemda, Parpol, Media Massa, Tokoh Masyarakat, Kelompok Kepentingan, Mahasiswa dan masyarakat lainnya) untuk memberikan pengetahuan, pemahaman, dan perilaku politik yang baik, benar, dan cerdas kepada masyarakat. (zul)

banner 300x250

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY