Perempuan Dominasi Investor Saham di Sulut

Perempuan Dominasi Investor Saham di Sulut

24
0

MANADOInvestasi saham tak mengenal gender. Bahkan, jumlah investor saham perempuan melebihi laki-laki. Kepala Unit Pengelolaan Efek Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Fitriyah berujar data per 30 April investor pasar modal Se-Sulut sebanyak 3.379 SID dengan sub rekening efek aktif. “Saat ini data KSEI per akhir Maret sudah menyentu 7.038,” bebernya.

Dari data ini, berdasarkan profesi sebanyak 63,8 persen diantaranya berasal dari pelajar atau mahasiswa. “Kemudian pegawai swasta 19 persen pengusaha, 6 persen, ada juga ibu rumah tangga sekira2 persen,” jelasnya.  Lanjutnya lagi investor Sulut lebih banyak didominasi oleh perempuan. ”Tidak tahu mengapa, namun perempuan lebih mendominasi dengan 60,38 persen dari total. Sisanya laki-laki,” bebernya.

Sedangkan berdasarkan klasifikasi umur, Fitriyah melanjutkan, lebih didominasi dengan usia 18 hingga 25 tahun sekira 56,15 persen. “Kemudian usia 26 sampai 30 tahun 12,68 persen, usia 31 hingga 40 tahun 13,17 persen dan usia 41 tahun ke atas sekira 17,99 persen,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Kantor PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Manado Fonny The mengatakan, berbagai program kerja telah, sementara dan akan dilaksanakan pihaknya guna mengedukasi masyarakat mengenai pasar modal. “Kami optimis dengan segala kegiatan yang dilaksanakan masyarakat bisa paham bagaimana dan apa keuntungan investasi di pasar modal,” bebernya.

Ke depan, dia menargetkan investor bukan hanya dari kalangan pelajar ataupun mahasiswa saja tetapi lebih luas lagi. “Kami harap dengan berbagai program yang kami lakukan dapat menyentuh masyarakat kecil yang ada. misalnya petani, nelayan, buruh, ibu rumah tangga, tukang ojek dan sebagainya agar kesejahteraan masyarakat yang memang menjadi tujuan kami dapat tercapai,” pungkas Fonny. (manadopoonline.com)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY