Terlibat Kasus Narkoba, Wakapolres dan Anak Buahnya Ditangkap

Terlibat Kasus Narkoba, Wakapolres dan Anak Buahnya Ditangkap

23
0
banner 300x250

Jakarta – Wakil Kepala Polres Kepulauan Aru, Kompol UN yang ditangkap di Dobo, Kepulauan Aru terkait kasus narkoba tiba di di Kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku, Senin (25/5/2015).

UN tiba di Kantor Diresnarkoba Polda Maluku di kawasan Karang Panjang Ambon sekira pukul 14.15 WIT dengan menumpangi mobil Innova bernomor polisi DE 888 AD. Ketika tiba, perwira menengah itu langsung dimasukan ke ruang Subdit II untuk menjalani pemeriksaan.

Selain UN, salah seorang anak buahnya yang diduga terlibat dalam kasus tersebut juga ikut digelandang polisi ke kantor Diresnarkoba tersebut.

UN dan seorang anak buahnya itu ditangkap di Dobo Kepulauan Aru oleh tim Diresnarkoba yang dipimpin langsung Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Maluku, AKBP Jhon Uniplaita pada Sabtu (23/5/2015) dua hari lalu.

Setelah ditangkap, UN kemudian diterbangkan dengan menggunakan pesawat Trigana dari Dobo menuju bandara Pattimura Ambon dan setelah dia langsung dibawa ke Kantor Diresnarkoba Polda Maluku.

Berdasarkan pantauan di kantor Diresnarkoba Polda Maluku, UN masih menjalani pemeriksaan intensif hingga kini. Rencananya setelah diperiksa, mantan Kepala Bagian Opersional Polres Pulau Ambon itu akan menjalani tes urine.

Terkait penangkapan UN tersebut, pejabat di Diresnarkoba Polda Maluku belum bersedia memberikan komentar kepada awak media yang sudah menunggu di sejak pagi. Direktur Narkoba Polda Maluku, Kombes Thein Tobero hanya menanggapi wartawan sanati.

“Nanti setelah ini kita akan lakukan jumpa pers, saat ini saya belum bisa memberikan keterangan dulu, nantilah,” katanya.

Sementara itu Kasubdit II AKBP Jhon Uniplaita mengakui jika selain menangkap tersangka barang bukti berupa sabu juga ikut disita dan saat ini telah diamankan.

”Barang buktinya sabu, nanti setelah ini baru kita sampaikan sabar dulu,” katanya. Sumber kompas.com (25/5/2015).

banner 300x250

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY