Ahmad Dhani: Wajar Ada Politisi Berhianat

Jakarta Memakai seragam hitam, musisi fenomenal Ahmad Dhani juga ikut hadir dalam pelantikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Prabowo Subianto, Rabu (8/4), di Kantor DPP Partai Gerindra Jl. RM Harsono No. 54 Ragunan, Jakarta Selatan.

Pentolan group musik ‘Dewa‘ ini mengakui kalau dalam perpolitikan atau perebutan kekuasaan itu ada penghianatan, apalagi kalau di Koalisi Merah Putih (KMP) sendiri menurutnya itu sah-sah saja. “Sejarah Indonesia kan tidak lepas dari penghianatan, kan dari Kerajaan Majapahit sampai sekarang. Kalau ada penghianatan di KMP itu hal wajarlah,” ungkap Dhani kepada Obsessionnews.com seusai menghadiri acara Pelantikan DPP Gerindra.

Ahmad Dhani sebagai mantan tim Prabowo-Hatta, nampaknya menyoroti anggota KMP yang menurutnya berhianat atau menyeberang ke Koalisi Indonesia Hebat yaitu sebagian politisi Partai Golkar dan Partai persatuan pembangunan (PPP). Yakni kubu Agung Laksono (Golkar) dan kubu Romahurmuziy (PPP), yang memecah internal partainya masing-maisng.

Mantan suami Maia Estianty ini pun mengintakan, kondisi ini tidak memberikan contoh teladan yang baik atau role mode perpolitikan Indonesia. Melihat kondisi tersebut, Dhani mengharapkan agar partai-partai politik di Indonesia mampu memberikan teladan yang baik.

“Saya berharap politisi itu memberikan contoh yang baik kepada bangsa ini, karena politisi kan pemimpin ya. Pokoknya gimana caranya politisi KMP memberikan contoh yang baik terhadap bangsa ini,” tegas suami penyanyi Mulan Jameela.

Di tempat yang sama, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menegaskan, acara pelantikan kepengurusan DPP Partai Gerindra hasil KLB tersebut juga sebagai pembukaan Rapimnas yang merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di bawah kongres. Rapimnas akan membicarakan berbagai persoalan politik nasional, kebijakan strategi partai termasuk pilkada.

“Karena itu, pengukuhan pengurus DPP Partai Gerindra hari ini menjadi awal yang bersejarah bagi keberhasilan partai Gerindra kedepan. Kami mohon doa dan dukungan segenap rakyat Indonesia bagi tugas dan tanggung jawab kami kedepan,“ ujar ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI ini.

Prabowo Subianto berdasakan Kongres Luar Biasa (KLB) 20 September 2014, diberikan mandat oleh Dewan Pimpinan Daerah, Dewan Pimpinan Cabang se-Indonesia untuk menjabat Sebagai Ketua Umum DPP Partai Gerindra menggantikan Prof. Suhardi yang meninggal dunia. Ia pun menunjuk Ahmad Muzani sebagai Sekretaris Jenderal dan Thomas Djiwandono sebagai Bendahara Umum dibantu oleh 14 orang wakil-wakil Ketua Umum.

Acara pelantikan pengurus pusat juga dihadiri para pemimpin Partai yang tergabung di KMP. Di antaranya Aburizal Bakrie (Ketua Umum Partai Golkar) bersama Setya Novanto (Ketua DPR) dan Akbar Tanjung (Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar), Zulkifli Hasan (Ketum PAN) beserta Hatta Rajasa dan Amien Rais, Anies Matta (Presiden PKS) beserta Hidayat Nur Wahid (Wakil Ketua MPR), Djan Faridz (Ketum PPP), MS. Kaban (Ketum PBB), Sarief Hasan (Ketua Harian Partai Demokrat) beserta Agus Hermanto (Wakil Ketua DPR) serta Hary Tanoesoedibjo (Ketua Perindo). menurut mereka, hal ini juga merupakan bukti kesolidan KMP yang kekuatan penyeimbang agar kebijakan pemerintah sesuai dengan amanah rakyat dan kepentingan nasional. (Asma/ obsessionnews.com/Foto: Ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *