oleh

Ahok Komentar soal Tarif Prostitusi Artis Rp 200 Juta

-Liputan-8 views

Jakarta – Gubernur DKI Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama menilai tarif prostitusi artis sebesar Rp 80-200 juta terlalu mahal. Namun, Ahok tidak menyebutkan berapa tarif ideal terkait prostitusi papan atas tersebut.
“Kemahalan tuh,” ujar Ahok dari dalam mobilnya seusai menghadiri acara peringatan hari Waisak Yayasan Buddha Tzu Chi, Pantai Indah Kapuk Boulevard, Jakarta Utara, Minggu (10/5/2015).
Meski demikian, Ahok menghindari untuk berkomentar banyak soal kasus tersebut. Khususnya saat ditanyakan mengenai dampak dari ringannya ancaman hukuman pidana satu tahun dan denda Rp 15.000 terhadap mucikari RA.
Mantan Bupati Belitung Timur itu menyerahkan kasus tersebut ke pihak berwajib untuk mengusut tuntas. “Itu bukan urusan saya. Tanyakan ke polisi,” tutur Ahok seraya berlalu.
Polres Metro Jakarta Selatan menjerat tersangka RA (32) dengan Pasal 296 jo 506 tentang Prostitusi. RA diduga secara sengaja menyebabkan atau memudahkan perbuatan cabul oleh satu pihak dengan pihak lain.
“Sesuai dengan pasal 296, tersangka menjadikan para artis sebagai mata pencaharian atau kebiasaan. Ancamannya pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak lima belas ribu rupiah,” kata Kasat Reskrim Polres Jaksel, AKBP Audie Latuheru saat dihubungi Kompas.com.
Selain pasal 296, RA juga terancam jeratan pasal 506 dengan ancaman pidana kurungan paling lama satu tahun. Sebab, RA diduga mengambil keuntungan dari pihak lain menggunakan modus prostitusi.
Kasus tersebut mencuat pascapenangkapan artis AA yang diduga terlibat kasus prostitusi online Jumat (8/5/2015) malam. AA ditangkap bersama RA, di sebuah hotel bintang lima di kawasan Jakarta Selatan.
RA bertugas meminta uang muka atau down payment (DP) kepada pelanggan, sebesar 30 persen dari harga, kisaran Rp 80-200 juta.
Praktik prostitusi yang dilakukan RA tergolong sangat privat. Karena hanya menggunakan layanan BlackBerry Messenger (BBM) dan WhatsApp untuk menawarkan PSK. Sumber kompas.com (10/5/2015).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed