‘Ahok Surabaya’ Usulkan Lokalisasi Dihidupkan Kembali

‘Ahok Surabaya’ Usulkan Lokalisasi Dihidupkan Kembali

164
0

Surabaya – Guna mencegah penyebaran penyakit HIV/AIDS di masyarakat, Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur (Jatim) dr. Benyamin Kristianto mengusulkan agar lokaliasasi di Jatim dihidupkan kembali.

Kader Partai Gerindra ini beralasan, dengan adanya lokalisasi akan mempermudah pengawasan terhadap pekerja seks komersial (PSK) dan penyakit menular seksual.

Pria yang akrab dipanggil ‘Ahok Surabaya’ tersebut sepakat dengan langkah Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang melokalisir prostitusi di sebuah tempat. (Baca Juga: Muhammadiyah: Beri Sertifikat PSK, Ahok Ngawur!)

“Dengan ditutupnya lokalisasi di Jatim, maka banyak prostitusi terselubung. Banyak PSK menjajakan diri di pinggir jalan, melalui internet, dan di kos-kosan. Ini justru mengkhawatirkan menyebarnya virus HIV/AIDS,” kilahnya kepada obsessionnews.com di Surabaya, Minggu (3/5/2015).

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jatim ini mengakui membuat lokalisasi lebih efektif karena dapat mendata PSK, dan mengendalikan perkembangan penyakit HIV/AIDS.

“Tiap bulan PSK-PSK bisa diperiksa. Jadi dapat diketahui siapa yang terjangkit penyakit menular,” kilahnya pula.

Saat ini, lanjut Ahok Surabaya, Jatim menempati urutan ke-2 penderita HIV/AIDS terbanyak. Sementara Bali menempati urutan ke-5. Padahal Bali lebih bebas daripada Jatim yang memerangi prostitusi.

“Di Bali perilaku seksual terlokalisir di pub atau tempat wisata yang mudah dideteksi. Selain itu kesadaran mereka untuk melakukan seks yang sehat sudah sangat tinggi,” terangnya.

Sementara untuk lokasi yang tepat untuk tempat prostitusi, pihaknya sangat tidak setuju jika ditempatkan di dekat keramaian atau perkampungan. Seperti halnya lokalisasi Dolly yang tempatnya di tengah kota dan dekat perkampungan.

Lokalisasi sebaiknya diletakkan di lokasi yang sangat jauh dari perkampungan masyarakat. Karena dapat memberi dampak terhadap kehidupan masyarakat. Dokter yang memiliki klinik di Sidoarjo ini mengusulkan agar lokalisasi ditaruh di daerah terpencil atau kepulauan. Sumber obsessionnews.com (3/5).

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY