Airlangga Masuk Bursa Cawapres Jokowi, Golkar Gembira

Airlangga Masuk Bursa Cawapres Jokowi, Golkar Gembira

97
0

JAKARTA – Nama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto masuk ke dalam bursa Cawapres Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 dalam hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI). Partai Golkar menyambut gembira kabar tersebut.

Airlangga mendapat 25% perolehan suara setuju dari responden untuk maju di Cawapres 2019 mendatang untuk mendampingi Jokowi. Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono mengatakan sangat senang dengan hasil survei itu.

“Ya tentu itu sangat menggembirakan karena memang tentu harapan dari seluruh kader Golkar sendiri seperti itu,” ujar Agung usai acara syukuran Golkar di kediaman sang ketum, Airlangga Hartarto di Jl Widya Chandra III, Jakarta Selatan.

Meski begitu, Agung menyerahkan keputusan kepada Jokowi siapa yang akan dia ajak untuk maju di Pilpres 2019. Dia juga berharap agar hasil survei LSI bisa berbuah baik bagi Golkar.

“Kita sadar bahwa itu adalah kewenangan Pak Jokowi. Itu adalah hak prerogatif beliau, tentu beliau yang akan menentukan siapa yang akan jadi wakilnya,” ucap Agung.

“Tapi harapan kan boleh saja, harapannya tentu dan juga untuk menjaga kekompakan partai sebaiknya Wapres nanti yang dipilih adalah dari Kader Partai Golkar supaya kekompakan di Golkar berjalan,” sambungnya.

Namun Agung tidak memaksakan kalau nantinya pasangan yang dipilih Jokowi di Pilpres 2019 bukan dari Golkar. Sebab segala pilihan ada di tangan Jokowi.

“Jadi kembali kalau ada yang di luaran hasil survei itu tentu menggembirakan buat kader Golkar, mestinya tidak meleset dengan harapannya. Harapannya ya dari kader Golkar kalau bisa Ketua Umumnya (jadi Wapres) tapi sekali lagi itu kewenangan presiden yang akan menentukan,” papar Agung.

Sementara itu menurut Wakil Ketua Dewan Pembina Akbar Tandjung menyebut saat ini Golkar tengah fokus untuk menaikkan suara di Pemilu 2019. Dia juga menyerahkan urusan cawapres kepada Jokowi sendiri.

“Kalau cawapres, kami belum membicarakan ke arah situ. Kita lebih fokus meraih dukungan suara signifikan. Melebihi suara sebelumnya bahkan Insyaallah kami kerja sungguh-sungguh sehingga kita meraih kemenangan,” ungkap Akbar di lokasi yang sama.

Dia tak mau banyak bicara soal munculnya nama Airlangga sebagai bursa cawapres Jokowi. Saat ini, kata Akbar, Golkar belum memikirkan soal sosok capres atau cawapres 2019.

“Kami belum bicara soal wapres, kami bicara tentang kemenangan Golkar untuk meraih dukungan suara. Karena kami pernah menjadi pemenang juga di tahun 2004,” tuturnya.

Sebelumnya, LSI menyebut saat ini cawapres 2019 yang bermunculan berasal dari 5 latar belakang, yaitu militer, Islam, partai politik, pemimpin daerah, dan profesional. Nama Airlangga Hartarto masuk ke dalam Bursa Wapres 2019 untuk menemani Jokowi dari latar belakang partai politik.(Safina/Detik)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY