Papua Terkini – Tersangka ujaran rasialisme diperiksa polisi 12 jam

Surabaya – Tersangka dugaan kasus ujaran rasialisme kepada mahasiswa Papua di Asrama Mahasiswa Papua (AMP) Jalan Kalasan, Surabaya, berinisial SA menjalani pemeriksaan selama lebih dari 12 jam di Mapolda Jawa Timur, Senin (2/9).

Kuasa hukum SA, Ari Hans Simaela, saat ditemui di gedung Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, Selasa dini hari, mengatakan kliennya datang memenuhi panggilan polisi pada pukul 12.00 WIB dan hingga pukul 00.15 WIB masih menjalani pemeriksaan.

“Ada 37 pertanyaan yang diajukan oleh penyidik. Yang pasti soal kejadian yang terjadi di Asrama Mahasiswa Papua saja tadi pertanyaannya,” ujar Ari.

Ia mengatakan rencananya pemeriksaan terhadap kliennya dilanjutkan pihak kepolisian pada Selasa pagi.

SA, kata Ari, meminta maaf kepada masyarakat atas insiden yang terjadi di Jalan Kalasan, namun SA menegaskan dirinya tidak melakukan diskriminasi pada ras tertentu.

“Klien saya menitipkan pesan bahwa tidak ada maksud menghina atau mendiskriminasikan ras atau suku lain. Klien saya menyampaikan permintaan maaf kepada semua masyarakat,” ucapnya.

Saat kejadian tersebut, Ari mengungkapkan jika kliennya tersebut datang ke Asrama Mahasiswa Papua untuk mengecek adanya informasi yang menyebut tiang bendera telah patah, bukan melakukan pengepungan.

“Jadi bukan mengkoordinir massa, tapi klien saya ini hanya memastikan benar tidaknya bendera itu patah. Sehingga bukan untuk melakukan tindakan-tindakan melanggar hukum,” katanya.

Dalam pemeriksaan, Ari mengakui jika kliennya yang mengeluarkan kata-kata diskriminasi, namun SA berdalih kata-kata itu keluar secara spontanitas sebagai ungkapan kemarahan saja.

“Bahkan klien saya ini tidak ada maksud untuk mendiskreditkan ras atau suku manapun,” katanya.

Mengenai status SA, Ari menyatakan jika kliennya tersebut merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Pemkot Surabaya.

“Betul untuk statusnya di Pemkot Surabaya sebagai ASN silakan cek saja dulu,” katanya.

Sementara itu, tersangka lain yakni Tri Susanti yang juga dipanggil penyidik memilih bungkam terkait pemeriksaan yang dijalaninya di Polda Jatim Senin (2/9) malam.

Tri Susanti dijerat Pasal 45A ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 UU 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 4 UU 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Rasis dan Etnis dan/atau Pasal 160 KUHP dan/atau Pasal 14 ayat 1 dan/atau ayat 2 dan/atau Pasal 15 KUHP. (ant)

KKP Sarankan Konsumsi Ikan Jadi Solusi Jitu Atasi Stunting

Garut – Pada kunjungan kerjanya bersama dengan perwakilan dari Kementerian Pertanian (Kementan), anggota Komisi XI DPR RI dan anggota IV BPK RI di Situ Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu lalu, Aryo menyebut, saat ini baru 3 Provinsi di Indonesia yang lepas dari masalah stunting.

Mengingat Provinsi Jawa Barat belum terlepas dari masalah stunting, maka kegiatan Safari Gemarikan harus terus dilaksanakan berkolaborasi dengan berbagai pihak.

“Mengonsumsi ikan mampu atasi gizi buruk. Makanya kami akan terus mengajak masyarakat terus makan ikan, terutama daerah yang tingkat konsumsinya masih rendah. Salah satunya di Garut ini,” jelas dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Angka konsumsi ikan Kabupaten Garut pada 2018 hanya sebesar 20,70 kg per kapita (setara ikan utuh segar), masih di bawah angka konsumsi ikan Provinsi Jawa Barat 29,64 kg per kapita. Jumlah ini bahkan jauh di bawah angka konsumsi ikan nasional yang sebesar 50,69 kg per kapita.

“Bukan hanya Garut, masih banyak daerah yang tingkat konsumsinya rendah. Makanya kami nanti kami akan hadir di sana,” paparnya.

Apalagi menurut Aryo, di tengah jumlah penduduk yang terus meningkat, sangat penting menjaga ketahanan pangan. Ikan menjadi salah satu bagian penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan nasional dan mengatasi masalah stunting. Oleh karena itu, ketersediaannya harus cukup, baik diperoleh dari perikanan tangkap maupun hasil budidaya.

“Salah satu kegiatan untuk menjaga ketersediaan ikan ya restocking, dengan menebar benih ikan nilem seperti yang baru saja dilakukan di Situ Bagendit ini,” ujarnya.

Pada kunjungan kerjanya bersama dengan perwakilan dari Kementerian Pertanian (Kementan), anggota Komisi XI DPR RI dan anggota IV BPK RI di Situ Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu lalu, Aryo menyebut, saat ini baru 3 Provinsi di Indonesia yang lepas dari masalah stunting.

Mengingat Provinsi Jawa Barat belum terlepas dari masalah stunting, maka kegiatan Safari Gemarikan harus terus dilaksanakan berkolaborasi dengan berbagai pihak.

“Mengonsumsi ikan mampu atasi gizi buruk. Makanya kami akan terus mengajak masyarakat terus makan ikan, terutama daerah yang tingkat konsumsinya masih rendah. Salah satunya di Garut ini,” jelas dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Angka konsumsi ikan Kabupaten Garut pada 2018 hanya sebesar 20,70 kg per kapita (setara ikan utuh segar), masih di bawah angka konsumsi ikan Provinsi Jawa Barat 29,64 kg per kapita. Jumlah ini bahkan jauh di bawah angka konsumsi ikan nasional yang sebesar 50,69 kg per kapita.

“Bukan hanya Garut, masih banyak daerah yang tingkat konsumsinya rendah. Makanya kami nanti kami akan hadir di sana,” paparnya.

Apalagi menurut Aryo, di tengah jumlah penduduk yang terus meningkat, sangat penting menjaga ketahanan pangan. Ikan menjadi salah satu bagian penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan nasional dan mengatasi masalah stunting. Oleh karena itu, ketersediaannya harus cukup, baik diperoleh dari perikanan tangkap maupun hasil budidaya.

“Salah satu kegiatan untuk menjaga ketersediaan ikan ya restocking, dengan menebar benih ikan nilem seperti yang baru saja dilakukan di Situ Bagendit ini,” ujarnya.

Cegah Stunting, KKP Gencar Kampanyekan Makan Ikan

Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) gencar melakukan kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) untuk mendukung program nasional penanganan stunting di Indonesia. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis dan stimulasi psikososial serta paparan infeksi berulang terutama dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu dari janin hingga anak berusia dua tahun.

Stunting yang terjadi pada 1.000 HPK tidak hanya menyebabkan hambatan pertumbuhan fisik dan meningkatkan kerentanan terhadap penyakit, tetapi juga mengancam perkembangan kognitif yang berpengaruh pada tingkat kecerdasan dan produktivitas anak di masa dewasanya.

Sekjen KKP merangkap Plt. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Nilanto Perbowo mengatakan program Gemarikan hingga saat ini telah mendapatkan dukungan dari segenap unsur lembaga/instansi pemerintah lintas sektoral, swasta, asosiasi perikanan, asosiasi profesi dan lain sebagainya melalui Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) yang berperan sebagai inspirator, kreator, motivator, dan aktivator Program Gemarikan.

“Saya mengajak kepada ibu-ibu para pengurus Forikan maupun TP PKK gencar mengkampanyekan kepada anggota atau jajarannya untuk terus mengupayakan agar ikan harus tetap ada di meka makan sepanjang masa, sepanjang waktu. Karena ikanlah sebagai sumber protein hewani terbaik untuk pemenuhan gizi keluarga,” tegas Nilanto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (31/8/2019).

Selama 2 hari, 29-30 Agustus 2019 kemarin, KKP memfasilitasi pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forikan untuk merumuskan program Forikan yang diharapkan bersinergi dan memperkuat program KKP dalam rangka mendukung program nasional penanganan stunting dan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

Dalam sambutannya, Nilanto Perbowo berpesan kepada Forikan untuk dapat mendukung terwujudnya  SDM Unggul untuk Indonesia Maju yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi.

“Semua di mulai dari meja makan, dan ibu rumah tanggalah yang memegang keputusan penting dalam memilih dan mengolah bahan makanan yang akan disajikan sebagai bahan santapan keluarga,” ujar dia. (liputan6.com)

Respon Positif Pernyataan Jokowi soal SDM Unggul, Pakar Meneyebut Rokhmin Dahuri Layak Gantikan Susi Sebagai Menteri

Perekonomian Indonesia baru bisa ditingkatkan bila memiliki SDM unggul serta inovatif dalam menyongsong era industri 4.0, demikian pernyataan Presiden Joko Widodo belum lama ini

Jakarta, Akuratnews.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pidato kenegaraan di Gedung DPR/MPR, pada Jumat 16 Agustus 2019, memiliki poin penting tentang Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul untuk Inovasi.

Dalam pidatonya ini, Jokowi menegaskan, pentingnya meningkatkan SDM yang ada di Indonesia. Dengan SDM yang berkualitas diharapkan mampu menciptakan inovasi baru untuk bersiap menghadapi ekonomi global, terutama dalam menyongsong era industri 4.0.

Menanggapi pidato presiden, Direktur CORE Indonesia Mohammad Faisal memberikan respons positif. Dia mengatakan, peningkatan kualitas SDM sangat relevan, dan sudah saatnya Indonesia memiliki SDM yang mumpuni. Caranya bisa dengan merealisasikan akselerasi dan sinergi dengan berbagai pihak.

“Pembangunan SDM dimensinya luas, dan kita harus siapkan SDM berdaya saing unggul di dalam dan luar negeri.” ujar Faisal dalam perbincangan telepon, Kamis, (29/8).

Faisal yang sedang mengikuti konferensi ekonomi di Denpasar, Bali, mengatakan, apa yang Presiden Jokowi sampaikan, terutama dalam menciptakan dan mewujudkan SDM unggulan, perlu diwujudkan di periode kedua.

“Program atau agenda ini tentunya memerlukan focus approach untuk menjadi kerja efisien dan efektif dengan hasil maksimal.” tambah alumni S1 Jurusan Teknik Planologi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.

Faisal menambahkan, program pembangunan yang saling sinergi harus diarahkan pemerintah. Dalam hal SDM, harus dilakukan akselerasi atau percepatan dan vokasi atau pengarahan SDM berdasarkan keahliannya.

“Misal lulusan SMA dan SMA harus diarahkan dengan training yang membekali keahlian selanjutnya supaya menciptakan tenga kerja yang memiliki daya saing unggul,” kata Faisal.

Lebih jauh Faisal mengatakan, Potensi tenaga kerja yang diserap pada industri padat karya dan padat modal semestinya bisa dilakukan dengan sistim sinergi pemertintah dengan berbagai dari hulu ke hilir.

“Hal ini menjadi daya tarik bagi para investor asing yang akan inves di Indonesia tentunya.” ujar lulusan terbaik ITB tahun 1998 dan peraih gelar Master di bidang Studi Pembangunan dari Universitas Melbourne, Australia pada 2006 ini.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia, menurut Doktor Ekonomi Politik dari Universitas Queensland, Australia ini, masih akan berada di level 5%. Pemerintah perlu memiliki agenda dan program multi yang dikerjakan pada periode kepemimpinan lima tahun ke depan yaitu soal SDM Unggul, Inovasi, Industri 4.0, pertumbuhan ekonomi.

“Lalu ada lagi tentang keberlanjutan program infrastruktur yang masih terus berjalan, dan juga tentang masalah pemindahan ibukota dari Jakarta ke Kalimantan,” paparnya. (akuratnews.com)

Ketum Pemuda Pancasila Dukung Bamsoet Jadi Calon Ketum Golkar

Jakarta – Ketua Umum Pemuda Pancasila (PP) Japto Soerjosoemarno menyatakan mendukung calon Ketua Umum Partai Golkar yang merupakan kader PP, yaitu Bambang Soesatyo (Bamsoet). Japto berbicara soal hubungan historis antara PP dan Golkar.

“Kalau tanya zaman dulu PP punya hubungan historis dengan Golkar, tapi bukan Partai Golkar. Sesudah jadi partai, PP anggota kita ada di mana-mana. Banyak kader kita salah satunya ini kita lihat Pak Bambang Soesatyo juga. Saya dengar juga banyak yang mencalonkan, beliau juga banyak organisasi sebagai anak tentara, anak veteran, nah kita juga sebagai PP sama, saya kira kita harus mendukung beliau sebagai kader PP itu wajib,” kata Japto.

Hal itu diucapkan Japto setelah bersilaturahmi dengan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dan Bamsoet di Kantor Pemuda Pancasila, Jalan Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jaksel, Senin (1/7/2019). Japto mengatakan mendukung kader PP di Munas Golkar adalah prioritas.

Japto menilai Bamsoet adalah calon terbaik untuk jadi Ketum Golkar. Dia mengatakan kader PP yang jadi pengurus Golkar di DPD tingkat 1 dan tingkat 2 akan mendukung Bamsoet.

“Kita utamakan anak kita sendiri. Kalau kita punya anak kita kasih makan anak dulu masa kita kasih makan anak orang nanti anak kita kelaperan, mau nyekolahin anak orang anak kita sendiri bodoh. Kalau saya itu prinsip hidup. Yang wajib dulu kita jalankan,” tutur Japto.

Terkait dukungan tersebut, Bamsoet mengucapkan terima kasih. Dia mengatakan, jika tak ada calon lain di Munas Golkar, hanya dia yang merupakan anggota PP.

Bambang Soesatyo (Bamsoet)Bambang Soesatyo (Bamsoet) (Foto: Farih Maulana/detikcom)

 

“Saya ucapkan terima kasih kepada Ketum bahwa PP secara resmi mendukung pencalonan saya sebagai caketum Golkar. Pasti akan diinstruksikan kepada daerah sesuai aturan organisasi. Akan meminta komponen PP yang menduduki posisi ketua atau sekretaris pimpinan wajib dukung kadernya. Kebetulan dalam kontestasi ini hanya saya sendiri yang Pemuda Pancasila,” tutur Bamsoet.

Bamsoet mengatakan organisasi ‘anak kolong’ lainnya, yaitu Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI/Polri (FKPPI), juga mendukungnya. FKPPI juga menyatakan akan mendukung kader mereka di Munas Golkar.

“Konsolidasi juga kepada FKPPI. Pimpinan FKPPI menyatakan kalau ada satu kader yang maju di Munas Golkar hanya satu, maka organisasi akan dukung penuh. Tapi, kalau ada dua kader atau lebih, maka mekanisme organisasi akan diambil melalui rapat pleno organisasi untuk putuskan satu yang dijagokan dalam Munas Golkar. Kalau antara saya dan Airlangga baru saya yang anggota PP dan FKPPI. Kecuali kalau Bambang Indra Utoyo maju maka kader FKPPI akan ada dua,” ujar Bamsoet. (detik.com)

Jokowi Diundang Buka Musyawarah Besar Pemuda Pancasila

Srikandipp.com, Jakarta Pengurus Pemuda Pancasila (PP) mengundang Presiden Jokowi membuka forum musyawarah besar (mubes) PP. Mubes PP rencananya digelar di Sumatera Utara.

“Dalam rangka akan diadakannya musyawarah besar Pemuda Pancasila ke-10. Ini lucu, ke-10 kemudian ultah PP yang ke-60 yang akan diadakan rencananya di Sumatera Utara dan meminta kesediaan beliau untuk membuka,” ujar Ketua Umum PP Japto

Soerjosoemarno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (28/8/2019).
Japto mengatakan, Jokowi mengupayakan hadir di acara pembukaan mubes PP. Dalam mubes, akan dibahas program untuk lima tahun ke depan seperti kemitraan dengan koperasi.

“Kita kan banyak kemitraan dengan koperasi, menteri koperasi, di mana kalau kita lihat kebutuhan rakyat hanya di tangan orang-orang tertentu Indomaret, minimarket segala macam, kita akan mencoba untuk kebutuhan umum dan kebutuhan pokok bisa diadakan oleh masyarakat sendiri,” kata Japto.

Japto juga berbicara mengenai pesan Jokowi untuk mengatasi radikalisme dan intoleransi. Pesan tersebut, kata Japto, juga harus dijalankan setiap organisasi.

“Tadi ada juga soal kebangsaaan yg disampaikan bapak presiden soal radikalisme intoleransi harus diatasi, supaya tidak terjadi disintegrasi bangsa nah ini tidak boleh terjadi. Saya rasa bukan hanya PP, semua organisasi wajib untuk itu,” ujarnya. (detik.com)

Senator Kalsel HM Sofwat Hadi Sampaikan Sosialisasi Empat Pilar di STAI Agus Salim

Bekasi – STAI Haji Agus Salim dan yayasan Al Anshor melaksanakan Sosialisasi empat pilar, Rabu (7/8/2019), bertempat di kampus STAI Agus Salim, Cikaranz Bekasi.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Drs. H.M. Sofwat Hadi yang merupakan anggota MPR dari unsur DPD, dapil Kalimantan Selatan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua STAI Haji Agus Salim Dr. Karyoto Wiro Santoso, MPd.I dengan dipandu oleh Moderator Ahmad SKJ.

Dalam kesempatan tersebut Drs. HM Sofwat Hadi sebagai narasumber, menyampaikan pokok materi yang meliputi Pancasila sebagai idiologi negara yang juga merupakan kesepakatan bangsa Indonesia, kesepatan antara rakyat dengan rakyat, kesepakatan antara rakyat dengan pemerintah. Selain itu dalam pelaksanaan bernegara diatur melalui mekanesme yang dituangkan dalam konstitusi yaitu UUD 1945, yang mengatur kehidupan berbangsa bernegara.

“Bhineka Tunggal Ika dan NKRI merupakan suatu anugerah yang dimiliki oleh bangsa Indonesia oleh karena itu patut disyukuri sebagai suatu nikmat yang tidak dimiliki oleh bangsa-bangsa lain di dunia,” ujar Sofwat Hadi.

Ia menjelaskan, mengenai perubahan UUD 1945 sampai empat kali sebagai amanah dari reformasi. Seperti penjelasan UUD 45 yang tadinya merupakan tidak termasuk dalam batang tubuh. Setelah perubahan penjelasan UUD menjadi pasal-pasal dalam UUD tersebut.

Pada sesi tanya jawab yang diajukan oleh peserta yang juga mahasiswa STAI Haji Agus Salim. Sofwat Hadi mnyampaikan mengenai sejauhmana implementasi pasal 34 mengenai fakir miskin, yang saat ini masih banyak dan semakin bertambah jumlahnya.

Pertanyaan lain yang muncul antara lain menyangkut penghayatan kehidupan beragama yang juga dijamin oleh UUD 45, juga tentang masalah bagaimana jiwa nasionalisme dan menjalankan Pancasila dan UUD 45 secara murni dan konsekwen.

Menurut Sofwat Hadi yang juga aktif sebagai Wakil Ketua PB Keluarga Besar PII ini, bahwa fakir miskin menurut konstitusi dan UU merupakan tanggungjawab negara akan tetapi bukan berarti masyarakat lain yang mampu orang-orang kaya tidak ikut bertanggung jawab dalam soal pengentasan kemiskinan.

Pengentasan kemiskinan, menurutnya, juga merupakan wujud dari pengamalan hidup beragama dan itu menjadi tanggung jawab kita sebagai warga negara yang beragama.

“Pemerintah telah menjalankan tugasnya melalui Kementerian Sosilan, Dinas-dinas sosial dengan anggaran yang dikeluarkan dari APBN/APBD, namun itu belum cukup menganggakat rakyat dan saudara kita yang masih miskin. Apa lagi saat ini Presiden Jokowi untuk periode pertama lebih fokus membangun infrastruktur dengan dana dari pinjaman. Diharapkan dalam jangaka panjang dengan terbangunnya infrastruktur dapat menyerap lapangan kerja dan akan mengurangi angka kemiskinan,” ucapnya.

Menurut Sofwat Hadi, konstitusi kita sudah sepakat dengan sistem demokrasi. Pilihan demokrasi merupakan keputusan dari para pendiri bangsa ini yang juga sebagaian besar para ulama. Seperti M. Natsir sebagai tokoh Masyumi yang gigih mengembalikan dari negara federal pada negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan juga para tokoh lainnya.

“Sosialisasi Empat Pilar dimaksudkan untuk menanamkan jiwa nasionalisme dan menjaga keutuhan NKRI,” pungkasnya. (T)

Ini 6 Strategi Menang dalam Debat dengan Mudah

Jakarta – Debat biasanya menjadi suatu ajang yang seru untuk disimak. Topik debat, kontestan, konteks, cara strategi debat, atau bahkan tata cara perdebatan menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak orang untuk datang menyaksikan keberlangsungan debat.

Bagi peserta, memenangi debat adalah salah satu tujuan mengikuti kontes. Maka tidak jarang mereka bakal memunculkan pernyataan maupun pertanyaan yang terkesan menyerang lawan. Tujuannya tak lain untuk mematikan gerak lawan. Manuver serangan itu biasanya didukung data dan fakta maupun asumsi pribadi.

Tentu memenangi debat pun akan membawa keuntungan. Seperti mendapat pujian dari berbagai kalangan maupun menambah jumlah pendukung atau simpatisan. Ternyata berdebat pun tak sembarangan. Berikut strategi agar menang debat dengan mudah yang dilansir dari beberapa sumber.

1) Berpikir layaknya seorang juri debat

 6 Strategi Menang Debat dengan MudahAnda yang mengikuti kontes debat harus berpikir layaknya seorang juri debat. (Istockphoto/vm)

Berpikirlah seolah-olah Anda adalah seorang juri debat, bukan diri anda sendiri. Ingat, satu-satunya orang yang pendapatnya penting di akhir putaran adalah juri, bukan Anda.

Janganlah berargumen menurut sudut pandang dan pendukung Anda sendiri. Berargumen lah dengan lebih netral namun tetap menyisipkan kebaikan-kebaikan untuk meyakinkan audiens.

Tatap juri saat mengutarakan argumen penting. Dengan sikap yang meyakinkan akan menguatkan argumen Anda di benak juri.

2) Selalu berpikir komparatif

Dijamin Berhasil, Simak 6 Strategi Menang Debat dengan MudahSelalu berpikir komparatif dan sertakan alasan yang logis supaya lawan bertekuk lutut. (Foto: robarmstrong2/Pixabay)

Anda harus selalu mempertimbangkan dampak dari segala argumen yang Anda buat. Usahakan untuk mencari kelebihan dari statement yang kita pakai.

Berpikir lah dengan tidak menggunakan sudut pandang Anda sendiri. Sudut pandang dari mana saja bisa menjadi fokus Anda. Contohnya, serangan nuklir oleh teroris karena runtuhnya Pakistan jelas sangat buruk, tetapi menyebarkan senjata nuklir ke banyak negara bukankah lebih buruk?

Nah, jika Anda membuat klaim komparatif bahwa alasan argumen Anda lebih penting daripada tim lain, Anda dapat memenangkan putaran debat dengan mudah.

3) Bertindaklah layaknya seorang pemenang

 6 Strategi Menang Debat dengan MudahMemiliki kepercayaan diri yang bagus adalah salah satu kunci untuk memenangi debat. (Istockphoto/PeopleImages)

Kepercayaan diri yang baik, materi yang bagus, kemampuan komunikasi yang cemerlang dan ditunjang dengan bahasa tubuh bisa meyakinkan para audiens untuk memilih Anda sebagai pemenang.

Namun jangan sampai terlihat sombong. Sampaikan argumen dengan penuh percaya diri sehingga juri yakin akan pernyataan Anda.

4) Jangan terlena dengan argumen sendiri

 6 Strategi Menang Debat dengan MudahJangan berlebihan percaya diri dengan argumen sendiri karena bisa saja data yang dipaparkan salah. (Istockphoto/skynesher)

Jangan terlalu yakin dengan pernyataan serta data yang Anda berikan kepada audiens karena bisa saja data Anda tidak lebih update atau bahkan salah.

Penting diperhatikan bahwa dalam menyampaikan argumen, tidak perlu terlalu percaya diri dan kukuh dengan pendapat Anda. Hal ini untuk menghindari Anda kalah saat melakukan perdebatan.

5) Bekerja sebagai tim

 6 Strategi Menang Debat dengan MudahPenting untuk menjaga koordinasi dan keseimbangan kemampuan tim dalam berdebat. (Raw Pixel)

Meski merasa argumenmu penting dan merujuk pada data dan fakta, tetap jangan merasa lebih dominan dibandingkan rekan debatmu. Sebab juri bisa berpikiran bahwa kemampuan debat tim tidak seimbang sekaligus menunjukkan kurangnya koordinasi yang matang di dalam tim.

Sehingga buat proporsi yang sama rata dengan sesama rekan tim agar tampak kompak dan solid. Pastikan juga Anda dan rekan membahas dan menyepakati argumen bersama.

6) Buat lawan menjawab pertanyaannya sendiri
Buatlah pembahasan yang memancing lawan debat Anda untuk mengiyakan pertanyaan kepadanya. Hal ini bisa menjatuhkan mental lawan Anda. Jika berhasil maka menunjukkan bahwa lawan Anda tidak memiliki prinsip yang kuat dan lawan debat Anda tidak mampu menyanggah pertanyaan pancingan dari Anda.

Nah, meski enam strategi di atas terkesan mudah, namun perlu rajin berlatih agar bisa memenangkan debat dengan mudah. (otn/fef)

5 Cara Agar Travel Bag Bebas Kuman

Jakarta – Satu hal yang tidak menyenangkan dari berwisata adalah berbenah sesudah melakukan perjalanan.

Pakaian kotor, oleh-oleh, dan barang bawaan lainnya bercampur menjadi satu dalam koper atau ransel yang dibawa.

Kondisi tersebut secara tidak langsung membuat travel bag rawan menjadi sarang kuman, dan hal ini tentu bukan kabar baik untuk para wisatawan.

Mengutip her packing list, Kamis (8/8), berikut adalah beberapa langkah yang sebaiknya dilakukan agar tidak membawa mimpi buruk bagi kesehatan.

1. Letakkan travel bag di luar rumah
Usai bepergian biasanya kondisi travel bag cukup kotor, itu sebabnya sebaiknya letakkan travel bag di balkon atau teras rumah dan diamkan beberapa saat agar terkena matahari. Hal ini dimaksudkan agar kuman tidak bersemayam di dalam rumah.

2. Keluarkan pakaian 
Pakaian bekas berwisata pasti jauh lebih kotor ketimbang yang dipakai di kamar. Untuk itu keluarkan pakaian dari travel bag, kemudian masukkan ke dalam plastik loundry untuk segera dicuci.

3. Keluarkan alat mandi
Segera keluarkan alat-alat mandi ke kamar mandi. Kemudian, bilas dengan air untuk beberapa saat agar kuman tidak menempel.

4. Cara Agar Travel Bag tak Jadi Sarang Penyakit
Lekas pisahkan barang bawaan setelah mengeluarkan pakaian dan peralatan mandi, agar kuman tak akan menempel pada benda-benda tersebut. Kemudian, letakkan benda-benda tersebut pada tempat seharusnya.

5. Bersihkan dan simpan travel bag
Jangan menunda untuk membersihkan travel bag, karena kuman akan dengan cepat berkembang. Segera rendam travel bag dengan air panas untuk mematikan hama dan bilas berkali-kali. Bersihkan juga sudut-sudut travel bag yang sulit dijangkau. (cnnindonesia.com)

Tahapan Perawatan Wajah Ala Perempuan Korea Selatan

Jakarta – Tak asing lagi, perempuan Korea Selatan terkenal akan kecantikan kulit wajahnya. Mereka berhasil mengenalkan K-beauty yakni sentuhan make-up tipis natural yang memberikan kesan kulit yang sehat, bening, dan mulus.

Tak hanya seputar make-up, K-beauty juga mencakup perawatan kulit. Lantas, rahasia apa yang dimiliki para perempuan Korea untuk merawat kulit wajah mereka dengan atau tanpa make-up?

Berikut langkah-langkah yang dilakukan perempuan Korea untuk miliki wajah sehat dan bening ala K-beauty yang bisa menjadi inspirasi skincaremu.

1) Bersihkan wajah

Rajin membersihkan wajah bisa terhindar dari berbagai masalah kulitRajin membersihkan wajah bisa terhindar dari berbagai masalah kulit (Foto: Istockphoto/skynesher)

Sebagaimana tahap awal skincare dari segala penjuru dunia, penting untuk membersihkan wajah dari make-up sebelum mencuci muka. Tahap ini memaksimalkan pembersihan wajah sebab tak cukup bila hanya mengandalkan cleanser atau sabun wajah.

Untuk perawatan kulit wajah di malam hari sebelum tidur, baiknya gunakan pembersih wajah berbahan dasar minyak atau susu untuk memaksimalkan kotoran minyak dan residu make-up pada wajah terangkat.

2) Pembersihan ganda (Double cleansing)
Setelah membersihkan wajah dengan make-up remover atau micellar water, untuk perawatan malam hari gunakan sabun cuci muka berbahan dasar air untuk mengangkat kotoran dan minyak di pori wajah.Namun hal ini berbeda di pagi hari. Cukup basuh wajah dengan air untuk menjaga kelembapan kulit dan mengangkat kotoran ringan yang timbul di wajah saat tidur semalaman. Cukup dengan air, tanpa cleanser, untuk mempertahankan kelembapan dan meminimalisasi menempelnya bahan kimia pada wajah.

Mengutip Vogue, model Korea Selatan EZ mengungkap wejangan awet muda turun-temurun dari orang tuanya. ”

Salah satu tips kecantikan terpenting dari ibu adalah jangan terlalu sering mencuci muka, cukup saat malam. Kalau terlalu sering mencuci muka, muka akan kering. Bilas dengan air saja sudah cukup,” ujarnya.

3) Gunakan toner
Jangan lewatkan penggunaan toner yang memiliki banyak keuntungan. Toner berfungsi memaksimalkan kotoran pada pori-pori terangkat, menjaga keseimbangan pH kulit wajah, serta menghindari kulit dari kering dan iritasi.

Selain itu, toner berfungsi memaksimalkan proses penyerapan produk yang akan digunakan selanjutnya. Khusus perawatan saat malam, dua kali seminggu, bisa gunakan produk exfoliator berbahan beads sebelum toner. Beads mampu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori. Jika rutin menggunakannya, noda hitam dapat tersamarkan.

4) Beri nutrisi untuk wajah yang sehat dan kenyal 

Gunakan serum atau essence untuk menutrisi kulit wajah. Lagi-lagi, tahapan skincare ala perempuan Korea ini bertujuan untuk melembapkan kulit. Mungkinkah kulit yang lembap adalah rahasia kulit sempurna mereka? Mengacu pada sejumlah produk kecantikan ala Korea Selatan, nutrisi wajah terbagi atas tiga jenis, yaitu serum, essence, dan ampoule.

Serum berbahan seperti minyak dengan tekstur gel, berfungsi mencerahkan wajah dan menghilangkan noda hitam. Essence berfungsi melembapkan kulit dan bisa digunakan sebelum mengaplikasikan serum. Sedangkan ampoule berfungsi sama seperti serum dan essence, namun dalam kemasan botol kecil dengan dropper.

5) Gunakan eye cream

Tips Miliki Wajah Sehat dan Bening bak Perempuan Korea [EBG]Jangan lupakan krim mata dalam tahapan perawatan kulit agar mendapatkan wajah yang cerah dan sehat. (Pixabay/PublicDomainPictures)

Berhubung kulit di bagian bawah mata sangat tipis dan sensitif, beri perhatian khusus untuk bagian kulit wajah satu ini. Saking sensitifnya, bagian kulit bawah mata sangat mudah kering dan berkerut.

Aplikasikan krim mata pada bagian bawah dan sekitar tulang mata untuk menjaga kelembapan dengan menstimulasi produksi minyak alami pada kulit.

6) Pelembap

Kulit yang terjaga kelembapannya adalah kunci kulit wajah yang sehat. Untuk itu, penting untuk selalu menggunakan pelembap di pagi hari sebelum beraktivitas di luar rumah dan malam hari sebelum tidur.

Mengacu pada situs Cosmopolitan, pelembap alias moisturizer juga berkhasiat meremajakan kulit. Jika digunakan sebelum tidur, Anda akan bangun dengan kondisi kulit wajah segar, lembap, dan ternutrisi.

7) Lindungi dengan sunscreen

Tips Miliki Wajah Sehat dan Bening bak Perempuan Korea [EBG]Sunscreen adalah salah satu tahap perawatan wajah ala wanita di Korea Selatan terutama untuk menangkal sinar matahari yang bisa merusak kulit. (Istockphoto/bymuratdeniz)

Terlalu lama berjemur di bawah sinar matahari bisa merusak kulit. Paparan sinar UV-nya bisa membuat sel-sel permukaan lapisan kulit rusak. Akibatnya kulit terbakar, timbul noda hitam, dan kerutan. Untuk mengantisipasi, gunakan sunscreen di pagi hari sebelum berkegiatan di luar rumah.

Sekilas, seperti tak ada perbedaan antara skincare ala K-beauty dengan perawatan kulit biasanya, bukan? Tentu saja ada. Melansir beragam situs kecantikan Korea Selatan, kelembapan selalu menjadi prioritas untuk menjaga kecantikan kulit wajah.

Blogger K-Beauty dan gaya hidup ala Korea Selatan di Sorabelle.com Vicky Lee menyebut terdapat empat langkah emas untuk memiliki wajah sehat dan bening ala K-beauty alias kulit secantik perempuan Korea: melembapkan, mengikis kulit mati, melindungi kulit dari matahari, serta makan dan istirahat cukup.

Untuk memiliki kulit sehat dan bening ala perempuan Korea, diperlukan ketelatenan dan jangan sampai melewatkan tips rahasia di atas agar hasilnya yang maksimal. Selamat mencoba, beauties. (CnnIndonesia.com)