Srikandi Pemuda Pancasila Buka Posko Bantuan Kebakaran di Tanah Abang

Jakarta – Ketua Umum Srikandi Pemuda Pancasila Hj Sarimaya, SE dan jajaran pengurusnya membuka posko bantuan bagi masyarakat korban kebakaran di Tanah Abang. Pembukaan posko yang dilakukan pada Jumat (6/3/2015) ini dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian Srikandi Pemuda Pancasila kepada warga yang mengalami musibah kebakaran

“Kami datang bersama Tim Medis, Dr. Maya untuk membagikan bantuan berupa makanan, minuman dan pakaian layak pakai,” ujar Ketua Umum Srikandi Pemuda Pancasila Hj Sarimaya, SE, ditemui di kantornya, di Gedung Mustika Ratu, Jakarta, Senin (16/3/2015).

Menurut Sarimaya, pihaknya mendatang lokasi kebakaran di Tanah Abang tepat 1 hari setelah musibah kebakaran itu terjadi. Pengurus Ketua Srikandi Pemuda Pancasila kemudian membuka posko pengungsian korban kebakaran di Kampung Melati, Tanah Abang, pada Jumat (6/3/2015).

Dia menambahkan, Srikandi Pemuda Pancasila akan kembali datang membawa pakaian layak pakai, makanan, minuman dan obat-obatan pada Selasa esok (17/3/2015) bersama Srikandi DKI Jakarta.

Kebakaran di permukiman padat Tanah Abang ini terjadi pada Kamis (5/3/2015) sekitar pukul 17.00 WIB. Hingga menjelang pukul 19.00 WIB, warga masih sibuk mengangkut barang bawaan mereka.

Sebagian ada yang menangis karena rumahnya habis terbakar, sebagian lagi tampak emosi dan kesal dengan keberadaan anak-anak muda yang dianggap mengganggu proses pemadaman di lokasi. (zul)

 

Pemuda Pancasila Jakarta Barat Siap Gelar Muscab Ke-9

Srikandi – Pemilihan Ketua Organisasi Pemuda Pancasila Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Kota Administrasi Jakarta-Barat masa Bhakti Periode 2015-2019 siap digelar. Muscab yang dijadwalkan bulan Maret ini akan diramaikan oleh sejumlah kandidat di mana salah satunya adalah Hendra Joshua.

“Seluruh Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari delapan kecamatan khususnya Jakarta Barat siap mendukung berjalannya Musyawarah Cabang ke-9 (MUSCAB 9) yang diperkirakan bulan ini dengan damai,” ujar Ketua Pimpinan Anak Cabang Kecamatan Cengkareng, Bambang Sudirman di Jakarta (7/3/2015).

Menurut Bambang, hingga kini persiapan pemilihan Ketua Organisasi Pemuda Pancasila Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Kota Administrasi Jakarta-Barat itu sudah berjalan dengan baik dan MUSCAB ini diharapkan berlangsung  bulan Maret dengan jalan damai.

Bambang yang biasa disapa Kumang ini menegaskan akan mendukung salah satu kandidat yaitu Hendra Joshua yang akan naik menjadi Calon Ketua MPC Jakarta Barat dalam pemilihan yang damai dan tanpa adanya Money Politik.

Kumang juga akan terus berupaya bersosialisasi dan berkomunikasi kepada Ketua-ketua PAC Jakbar lainnya agar menjadi satu suara mendukung Hendra Joshua sebagai Ketua MPC Jakarta Barat.

Sementara itu, Ketua PAC Tamabora, H. Asbanu yang juga Tim Sukses Hendra Joshua bertekad dan berupaya memenangkan Hendra Joshua sebagai Ketua MPC Jakarta Barat. Dia akan terus berjuang bersama Kumang untuk memenangkan Hendra Joshua.

“Alhamdulillah dari 8 PAC Jakarta Barat, 7 PAC siap mendukung Hendra Joshua sebagai Ketua MPC,” bebernya. (zul)

 

 

Mantan Menteri SBY Kecam Tontonan Eksekusi Mati

DenpasarEks menteri SBY, Amir Syamsudin, mengecam publikasi besar-besaran eksekusi terpidana mati narkoba, di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Pemerintah dan masyarakat, harus menjaga perasaan keluarga terpidana.

“Tidak perlu ada publikasi besar-besaran, seolah-olah masyarakat Indonesia ingin mempertontonkan eksekusi mati sebagai pertunjukan. Kalau bisa hindarilah tayangan-tayangan yang mempertontonkan pemberitaan berlebihan tentang eksekusi mati duo bali nine” ujar mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada Kabinet Indonesia Bersatu jilid kedua, Amir Syamsudin, ketika ditemui wartawan usai Temu Kader dan Rapat Pleno Partai Demokrat, di Sanur, akhir pekan lalu.

Amir Syamsudin menyayangkan pemberitaan tentang eksekusi mati terpidana kasus narkotika termasuk duo Bali Nine yang mendapatkan porsi lebih dan bahkan terkesan sebagai pertunjukan besar.
Ditanya sikapnya tentang eksekusi mati duo terpidana Bali Nine, Amir Syamsudin mengaku tidak pada posisi setuju ataupun tidak terkait keputusan eksekusi mati.

“Saya tidak berbicara setuju, tentunya hukum kita berdaulat ya. Tetapi berdaulat itu tidak harus, saya mengeluarkan pernyataan setuju atau tidak. Yang jelas kalau bisa hindari ini sebagai tontonan kematian yang berlebihan.” tegasnya.

Kunker ke Aceh, Jokowi Dapat Kopiah Kebesaran Teuku Umar

Banda Aceh – Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana disambut upacara adat Peusijuk dan Teumeutok oleh Wali Nanggroe Aceh Tengku Malek Mahmud Al Haitar. Kedatangan Jokowi ke Aceh dalam rangka kunjungan kerja.

Dalam acara Peusijuk dan Teumeutok Jokowi disematkan Siwaih dan Kupiah Meuketop sebagai tanda kehormatan. Acara penyematan berlangsung di Ruang adat Meuligo, kantor Gubernur Aceh Jalan Sultan Alaidin Mahmudsyah, Banda Aceh, Senin (9/3/2015).

Kupiah Meukutop atau topi tradisional adat Aceh merupakan lambang adat Aceh. Biasanya digunakan sebagai pelengkap pakaian adat Aceh yang dikenakan kaum pria. Baik untuk upacara-upacara adat resmi, maupun untuk kegiatan yang bersifat seremonial lainnya.

Kupiah Meukutop terbuat dari kain yang memiliki warna dasar merah dan kuning. Kain tersebut kemudian dirajut jadi satu, berbentuk lingkaran. Pinggiran bawah kupiah, terdapat motif anyaman yang dikombinasikan warna hitam, hijau, merah dan kuning. Anyaman serupa juga terdapat di bagian tengah, yang dibatasi lingkaran kain hijau di atasnya dan kain hitam di bawah.

Kupiah meukeutop bagi masyarakat Aceh tak hanya bernilai dari segi adat, tapi juga penuh dengan nilai sejarah. Secara historis, kupiah meukeutop lebih diindentikkan dengan topi kebesaran yang sering dipakai Teuku Umar, pahlawan nasional asal Aceh.

‎Sedangkan Siwaih adalah senjata tajam sejenis dengan rencong yang juga merupakan senjata untuk menyerang. Bentuknya hamper sama dengan rencong tetapi siwaih ukurannya melebihi dari rencong. Siwaih sangat langka ditemui, selain harganya mahal, juga merupakan bahgian dari perlengkapan raja-raja atau ulebalang-ulebalang.

Namun demikian untuk siwaih yang telah diberikan hiasan emas dan permata pada sarung dan gagangnya lebih berfungsi sebagai perhiasan dari pada sebagai senjata.

‎Setelah menghadiri acara Peusijuk dan Teumeutok‎, Presiden Jokowi langsung ‎menuju Paya Bakong, Aceh Utara untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan Waduk Keureutoe. Setelah itu, siang harinya Jokowi akan meninjau PT Arun, sebelum menuju Sabang. (Has/Obsessionnews.com)

Cara Memulai Bisnis Online bagi Ibu Rumah Tangga

 

Jakarta – Jaman sekarang, mau bisnis itu kudu kreatif. Tidak melulu berbisnis produk, kini berbisnis jasa juga makin marak. Bisnis jasa pun semakin kreatif. Hal yang seolah sepele harus mampu disulap menjadi ‘sesuatu’. Apalagi dunia yang semakin tanpa batas, terus menunjang kebutuhan bisnis ‘tanpa toko’. Itulah yang sekarang akrab disebut dengan istilah toko online.

Kemampuan melek internet jaman sekarang emang menjadi kebutuhan yang wajib. Perempuan pengelola rumah tanggapun yang setiap hari ada dirumah bisa kok berkarya dari dalam rumah (stay at home mom as working mom). Ya itu tadi, dengan berbisnis online.

Pilihan jatuh pada warung online.

Setuju ya kalau tugas utama istri adalah melayani suami (dan keluarganya). Mestinya, keberadaan perempuan harus banyak di rumah daripada di luar rumah. Berdasar itulah, saya sudah sejak tiga tahun belakangan ini saya sering mangkal di depan komputer menggarap warung online saya. Memang belum besar dan tenar, tapi lumayan loh buat kegiatan dan nambah-nambah uang saku untuk nutupin belanja keluarga. Adalah Name For You (NFY), bisnis jasa online pembuatan nama bayi dan nama perusahaan yang resmi saya kelola di sela-sela waktu mengasuh bayi (dan suami).

Perempuan berbisnis dari rumah

Kenapa perempuan mesti online sih? Begini saudara-saudara.

  1. Masalah ijin. Restu suami. Kegiatan sehari-hari saya yang utama adalah mengasuh anak pertama yaitu Akmal (baru satu, rencana mau nambah lagi ). Sekali-kali saya keluar rumah, ngurus administrasi rumah tangga (baca: mall, bank, kantor pos, pasar dsb). Kayak Ibu-ibu rumah tangga normal yang lain. Sekali-kali ikutan kuis dan giveaway juga. Lumayan lah, buat bantuin suami. Jadi, klien utama saya sekarang adalah anak dan suami. Sekarang saya ditugaskan suami untuk fokus ke anak. Suami juga belum mengijinkan saya kerja di luar rumah, jadi saya kerjanya dari dalam rumah. Belum tega ninggalin bayi yang baru berumur 4 bulan. Sambil ngasuh anak, saya sambil buka warung online. Biar warungnya berkah, saya nurutin suami untuk tinggal di rumah jadi saya buka yang online. Nah ada baiknya, jika perempuan mau membuka usaha, komunikasikan dengan suami agar tidak terjadi salah paham di kemudian hari. Surganya istri kan ada di tangan suami. Turuti perintah suami sepanjang itu baik. Insya Allah gak repot kok kalau di komunikasikan.
  2. Dunia yang makin tidak berbatas (borderless). Akses bisa dari mana saja. Sekarang, semua orang bisa dengan mudah mendapatkan info hanya sekali klik di internet. Klien bisa dari mana-mana. Gak cuma dari wilayah Indonesia, kemungkinan bisa bakalan go internasional *ngarep*. Mau di angkot, di rumah, di kantor, maupun di kamar kecil, orang sudah bisa terhubung ke dunia luas.
  3. Tidak perlu sewa toko atau buka bangunan baru buat jualan. Sewa toko/beli baru harganya kan tidak murah. Jika ada yang gratis bisa buka dari rumah sendiri, mengapa harus keluar dan berbayar?
  4. Toko tidak harus buka dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore. Kalau di warung online, saya bisa buka 24 jam.

Cocok kan ya bisnis online untuk perempuan. Tetap bisa punya kegiatan tambahan di samping kegiatan utama. Ada penghasilan tambahan diantara gaji utama dari suami. Tetap terjaga kehormatan tanpa perlu keluyuran di jalan.

Lantas bagaimana jika ada perempuan yang harus bekerja di luar rumah? Menurut saya, tidak apa-apa juga sih. Sepanjang restu suami ada di tangan (bagi yang sudah menikah) atau di ijinkan orang tua (jika masih single). Boleh-boleh saja dengan niatan membantu suami untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga.

Banyak juga sekarang perempuan yang kerja di luar rumah tapi juga punya bisnis online. Balik ke rumah, berperan lagi jadi ibu rumah tangga. Tuh kan, hebat ya perempuan, bisa berperan double dimana-mana.

Sekarang makin biasa kok, perempuan berbisnis dari rumah. Tapi masih ada aja loh perempuan yang belum tau gimana caranya mulai bisnis online ini. Kalau ada yang masih bingung gimana caranya membangun bisnis online, yuk kita belajar sama-sama.

Caranya?

1. Niat bekerja dari rumah. Kalau sudah niat, apapun yang akan terjadi nanti di sepanjang kita menjalankan bisnis, tidak mampu menghalangi usaha kita untuk terus berbisnis

2. Mencari sesuatu yang unik. Unik itu beda dari yang lain. Langkah mudahnya bisa di lakukan dengan meniru. Eits, tapi meniru bukan berarti menjiplak 100%. Lihat, amati dan modifikasi. Selain unik, ada baiknya perempuan mengambil bisnis yang enjoy, kreatif dan berdasar pada kemampuan knowledge. Jika kita enjoy/menikmati menjalankan bisnis kita, kata jenuh dan bosan pasti betah deh jauh-jauh dari kita.

3. Masa depan adalah apa yang kita rencanakan. Menyusun rencana bisnis ke depan memang di perlukan untuk membangun bisnis online. Sambil menyusun rencana yuk sambil perluas jaringan (networking).

4. Sediakan sarana dan prasarana. Namanya juga bisnis online. Perlu internet donk dan perangkatnya, misalnya komputer/laptop/tab, HP, telpon. Kalau gak punya modem atau sumber internet lain di rumah, bisa numpang ke warnet. Jangan lupa bayar ya Mom.. hehe 🙂

5. Jalankan. Kita harus GO biar bisnis ON, kita perlu ACTION biar bisnis makin UP. Kalau kita sudah usaha semaksimal mungkin, biarkannya dunia internet mengambil perannya.

6. Pada awalnya, mungkin tidak terlalu banyak pelanggan yang datang dan pendapatan juga masih minim. Banyak perempuan yang maunya bisnis instans, uang datang dengan cepat tanpa usaha lebih. Sudah keluar uang banyak, eh tau-tau gagal karena patah semangat. Tapi kita sebagai perempuan harus pantang menyerah, kerja keras, dan terus maju karena saya percaya bahwa big success comes from baby steps.

7. Review/evaluasi. Sebagai perempuan yang bekerja dari rumah dan memiliki anak, tidak berarti kita harus fokus terus ke bisnis tapi mengabaikan kepentingan anak. Pengalaman saya, saya baru bisa bekerja jika anak sudah tertidur lelap alias malam hari. Kalau siang hari, pasti ada aja yang harus dilakukan bersama anak. Sementara kalau malam, saya sudah mengantuk tapi harus mengerjakan order nama. Disinilah peran evaluasi itu. Perlu kita pikirkan apakah perlu untuk mempekerjakan baby sitter untuk membantu mengasuh anak di siang hari atau menitipkannya di Day Care/pre school. Review secara berkala juga perlu dilakukan untuk melihat perkembangan bisnis kita dan lebih memajukannya. Putuskan bagaimana kita sebagai perempuan akan menangani bisnis kita ke depan, apakah kita perlu menambah karyawan, meningkatkan pelayanan, menambah harga, dsb.

 

Bob Iger, Pengendali Kerajaan Hiburan Walt Disney

Bob Iger yang dilahirkan di Oceanside, New York, 10 Februari 1951, pengendali kerajaan bisnis hiburan terbesar di dunia, Walt Disney. Iger mengawali kariernya di sebuah TV lokal sebagai pembaca ramalan cuaca. Karena profesinya itu sebagian orang mungkin memandangnya dengan sebelah mata. Ingin mengubah nasib menjadi lebih baik, Iger kemudian mencoba mengadu peruntungan di tempat lain. Ia diterima bekerja di stasiun televisi ABC tahun 1974. Di tempat ini kariernya terus melejit. Dari orang biasa berubah menjadi orang istimewa. Berawal sebagai supervisor studio, dia kemudian menduduki jabatan presiden stasiun TV tersebut tahun 1993-1996.

Bob Iger

Yang lebih menakjubkan lagi adalah posisinya itu tak bergeser setelah Disney mengakuisisi ABC. Iger tetap dipercaya sebagai Presiden ABC. Ini berarti singgasananya tak goyang. Bahkan kariernya terus melesat hingga ditunjuk sebagai Presiden Walt Disney International dan Chairman ABC Group pada 1999. Tanggal 13 Maret 2005 Iger diangkat menjadi CEO Disney.

Beberapa bulan sesudah dilantik menjadi CEO, Iger harus mengambil keputusan monumental: membeli Pixar dengan saham seharga US$ 7,4 miliar. Akuisisi ini disebut monumental bukan hanya karena nilainya yang besar, tapi juga menghilangkan pembatas antara dua kekuatan dari dua perusahaan dan dua kelompok pemegang saham.

Pixar memiliki kekuatan di sektor produksi film animasi, sedangkan kekuatan Disney di bidang distribusi. Dengan adanya akuisisi ini, kedua perusahaan fokus pada tujuan yang sama.

Sebagai CEO Disney, Iger sukses melakukan ekspansi secara internasional, dan juga berhasil melakukan inovasi teknologi dan memperbaharui fokus Disney dengan menjadikan animasi tradisional sebagai prioritas utama strategi perusahaan.

Waduh, Sempat Tembus Rp 13.000, Dolar Dibuka Menguat Tipis

JakartaNilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta, Jumat pagi, menguat tiga poin dari posisi terakhir kemarin menjadi Rp12.972 per dolar AS.

“Pernyataan dari Bank Indonesia maupun pemerintah yang tidak terlalu khawatir, meredam kecemasan pelaku pasar uang sehingga rupiah masih dalam fluktuasi yang stabil,” kata Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada, seperti dilansir Antara.

Ia menambahkan mulai meredanya sentimen dari Yunani membuat bank sentral Eropa (European Central Bank/ECB) dapat berkonsentrasi pada perbaikan perekonomian di negara-negara kawasan Eropa.

Selain itu, ia melanjutkan, para pelaku pasar merespons positif kebijakan ECB mempertahankan tingkat bunga rendah untuk membantu perbaikan ekonomi Uni Eropa.

“Membaiknya ekonomi di kawasan itu pada gilirannya akan ikut membantu perbaikan perekonomian global, termasuk Indonesia,” katanya.

Kendati demikian, menurut dia, rupiah masih berpotensi melemah lagi, terutama jika sentimen dari kebijakan bank sentral Amerika Serikat kembali kuat dan membuat aliran dana berpindah ke Amerika Serikat.

Pengamat Pasar Uang Bank Himpunan Saudara, Rully Nova, menjelaskan data cadangan devisa Indonesia periode Februari 2015 yang diproyeksikan masih di kisaran 114 miliar dolar AS juga akan memberikan sentimen positif terhadap rupiah.

“Cadangan devisa Indonesia itu masih bisa memenuhi lebih dari enam bulan kebutuhan impor,” katanya.

Sepak Terjang Tujuh Eksekutif Dunia yang Inspiratif (Bag. 1)

Jakarta ­- Chief Executive Officer (CEO) atau pejabat eksekutif tertinggi adalah jabatan tertinggi dalam sebuah perusahaan. CEO-lah yang menentukan arah perkembangan perusahaan. Banyak perusahaan kelas dunia yang meraih kejayaan berkat sentuhan tangan dingin CEO.

Kisah sukses beberapa eksekutif top dunia yang inspiratif  tertuang dalam buku Professional Entrepreneur – Leading The Organization in Entrepreneur Way; Kisah Sukses Para CEO Profesional yang Memimpin dengan Gaya Entrepreneur. Buku yang diterbitkan Dharmapena Citra Media ini diluncurkan di Ballroom 1, The Ritz-Carlton Jakarta, Pacifik Place, bersamaan dengan hari ulang tahun ke-21 PT Metropolitan Land (Metland), Senin, 16 Februari 2015. Buku setebal 120 halaman ini ditulis oleh Nanda Widya, Presiden Direktur PT Metland, dan Wahyu Sulistio,Vice Director HRD PT Metland. Sedangkan editornya adalah Usamah Hisyam dan Arif Rahman Hakim.

Buku ini berisikan kisah sepak terjang tujuh eksekutif yang sukses memimpin perusahaan kelas dunia. Mereka adalah Tanri Abeng, Bob Iger, Johnny Darmawan, Carlos Ghosn, Hasnul Suhaimi, Sheryl Sanberg, dan Andreas Raharso. Ketujuh eksekutif tersebut bukan pemilik perusahaan, tetapi mereka bekerja ekstra keras di perusahaan tempatnya bekerja seakan-akan perusahaan itu milik mereka. Terbukti, lewat kerja keras, loyalitas yang tinggi, dan kreatif melakukan berbagai terobosan, mereka berhasil memajukan perusahaan tersebut.

Tanri Abeng Manajer Rp 1 Miliar

Bangsa Indonesia patut bersyukur memiliki seorang eksekutif profesional yang sukses memimpin perusahaan-perusahaan multinasional. Dialah Tanri Abeng yang dilahirkan di sebuah desa di Pulau Selayar, Sulawesi Selatan, 7 Maret 1942. Berasal dari keluarga miskin, Tanri berhasil merampungkan pendidikannya di SMEA. Selanjutnya kuliah di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar. Ketika kuliah di Unhas itu Tanri memperoleh beasiswa untuk mengambil Master of Business Administration (MBA) di State University, New York, Amerika Serikat (1967-1968). Setelah meraih gelar MBA, Tanri bekerja di sebuah perusahaan multinasional, Union Carbide, yang memproduksi batere Eveready. Dalam usia 29 tahun dia menduduki jabatan Direktur Keuangan dan Corporate Secretary di perusahaan tersebut.

Tanri Abeng

Selanjutnya Tanri pindah kerja PT Perusahaan Bir Indonesia (PBI) yang kemudian berganti nama menjadi PT Multi Bintang Indonesia (MBI). Di perusahaan bir milik Belanda ini nama Tanri mulai dikenal luas. Dia menjadi CEO PT MBI dan melakukan berbagai terobosan besar dan berhasil mengantarkan PT MBI meraih kejayaan.

Popularitas Tanri Abeng semakin melejit ketika ia dibajak kelompok usaha Bakrie & Brothers pada tahun 1989 dengan nilai transfer Rp 1 miliar. Dan ia pun populer dengan julukan “Manajer Rp 1 Miliar”. Tanri melakukan proses restrukturisasi 52 perusahaan melalui penjualan dan penggabungan usaha menjadi 22 perusahaan. Dia juga mengganti 50 persen dari total 500 karyawan kantor pusat dengan orang-orang profesional. Tahun 1991 Tanri berhasil mengantarkan Bakrie & Brothers go public.

Karena berbagai prestasinya tersebut Tanri diangkat menjadi Menteri Negara Pendayagunaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di era Presiden Soeharto (1997-1998) dan era Presiden BJ Habibie (1998-1999).

Sekar Ayu Asmara Melahirkan Film Berbobot

 Jakarta – Tidak lama lagi masyarakat akan dapat menonton film Jenderal Soedirman. Syuting film Jenderal Soedirman dewasa ini masih berlangsung dan diperkirakan rampung pada pertengahan 2015. Film yang mengisahkan perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman ini dibintangi oleh Adipati Dolken, Mathias Muchus, Ibnu Jamil, dan Baim Wong. Adipati Dolken memerankan Jenderal Soedirman. Syuting film ini di Magelang, Yogyakarta, Situ Lembang, dan Bandung. Jenderal Soedirman akan diputar di bioskop-bioskop secara serentak tanggal 17 Agustus 2015. Ya, memang film ini kado untuk HUT ke-70 RI.

Film yang disutradarai Viva Westi ini merupakan kerja sama Markas Besar TNI Angkatan Darat dengan PT Patma Hulu Mas. Salah seorang tokoh utama di balik film Jenderal Soedirman adalah Sekar Ayu Asmara. Dialah produser film ini. Sekarlah yang punya ide mengangkat kisah perjuangan Jenderal Soedirman ke layar film, dan mendapat respon positif dari Mabes TNI AD. Mabes TNI AD melalui Yayasan Kartika Eka Paski bersedia mendanai proyek film ini.

 

Adipati Dolken pemeran Jenderal Soedirman

“Saya optimis Jenderal Soedirman mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Jenderal Soedirman tokoh penting di negeri ini dan berjasa besar. Pemikirannya masih relevan sampai saat ini, yakni manunggalnya TNI/Polri dan rakyat. TNI/Polri tidak boleh berpolitik. Sayangnya, ada oknum TNI/Polri yang menyelewengkan ajarannya, yakni bermain politik,” kata Sekar kepada obsessionnews.com di sebuah hotel di Jakarta baru-baru ini.

Dia berharap kisah perjuangan Jenderal Soedirman yang heroik dapat menginspirasi generasi muda. “Luar biasa perjuangan Jenderal Soedirman. Dalam kondisi sakit dengan sebelah paru-paru dia memimpin perang gerilya melawan Belanda untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Nah, nilai-nilai kepemimpinannya ini harus ditiru oleh generasi muda,” tuturnya.

Sekar salah satu tokoh penting dalam dunia perfilman. Selain sebagai produser, Sekar juga komposer, pelukis, sutradara, dan penulis. Sebelumnya Sekar dikenal sebagai produser musik dan pencipta lagu. Hampir semua album penyanyi Rita Effendy pada periode 1990-an adalah ciptaannya.

Semua bidang seni yang ditekuniya dipelajari secara otodidak. Sekar yang dilahirkan di Jakarta pernah lama tinggal di luar negeri mengikuti ayahnya yang diplomat. Ia pernah tinggal di Afghanistan, Turki, Belanda, dan lain-lain.

Sekar produser dan pencipta lagu dalam album Fashionova (1989), Menunda Fajar (1992), Telah Terbiasa (1995), Saling Setia (1996), Maha Melihat Maha Mendengar (1998), Salahkan Rembulan (1998), Bahasa Kalbu (1999), dan Perempuan (2006). Tahun 2006 dia menjadi produser album Sendiri, dan pada tahun yang sama menjadi pencipta lagu dalam album Completely.

Tahun 2001 Sekar terjun ke pentas film sebagai produser musik film Ca-Bau-Kan. Selanjutnya ia menjadi penulis skenario dan sutradara film Biola Tak Berdawai (2003), Belahan Jiwa (2003), Telanjang? (2006), dan Pesan dari Surga (2006). Ia penulis skenario film Selamanya (2007), Selingkuh (9 Langkah Mencari Cinta) tahun 2009, Darah Perawan Bulan Madu (2009), dan Cowok Bikin Pusing (2011). (Obsessionnews.com/ Foto:Ist)

Hikmahanto: Tawaran Pertukaran Tahanan Australia Janggal

Jakarta — Pengamat Hukum Internasional dari Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana menilai tawaran pertukaran tahanan yang diajukan oleh Pemerintah Australia sebagai suatu tawaran yang sangat janggal dalam sistem hukum internasional.

“Tawaran Pemerintah Australia ini sangat janggal dalam hukum internasional dan cenderung membodohi pemerintah Indonesia bila menerima tawaran tersebut,” kata Hikmahanto Juwana di Jakarta, Kamis.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop telah menghubungi Menlu RI Retno LP Marsudi untuk menyampaikan bahwa Australia bersedia menukarkan tiga WNI yang ditahan di Negeri Kangguru itu karena kasus narkoba dengan dua warga Australia yang akan menjalani hukuman mati atas kasus penyelundupan narkoba skala besar.

Hikmahanto menyebutkan tiga alasan yang membuat dia menilai tawaran pertukaran tahanan oleh pemerintah Australia itu sebagai hal janggal.

Pertama, kata dia, pertukaran tahanan atau tawanan (exchange of prisoners) hanya dilakukan ketika dua negara sedang dalam keadaan berperang dan masing-masing menawan tentara yang tertangkap.

“Indonesia dengan Australia jelas tidak dalam situasi perang. Tahanan yang adapun bukan ditangkap karena situasi perang melainkan karena melakukan kejahatan, baik di (wilayah hukum) Indonesia maupun Australia,” ujar dia.

Alasan kedua, menurut dia, apabila tawaran yang dimaksud oleh Julie Bishop adalah pemindahan terpidana (transfer of sentenced person), hal itu pun tetap tidak dapat terealisasi karena antara Indonesia dengan Australia belum ada perjanjian pemindahan terpidana.

“Apalagi di Indonesia belum ada undang-undang yang mengatur tentang pemindahan terpidana. Padahal, undang-undang ini perlu ada sebelum adanya Perjanjian Pemindahan Terpidana,” jelas dia.

“Alasan ketiga, kalau pun ada perjanjian pemindahan terpidana maka ini tidak berlaku bagi terpidana mati,” lanjut dia.

Oleh karena itu, kata Hikmahanto, tawaran yang disampaikan oleh Menlu Australia itu sudah jelas harus ditolak oleh pemerintah Indonesia.

Dia berpendapat, Pemerintah Indonesia menghormati kedaulatan Australia melakukan penegakan hukum terhadap WNI yang melakukan kejahatan di sana, dan sebaliknya Indonesia tentu berharap pemerintah Australia menghormati kedaulatan Indonesia dalam penegakan hukum terhadap warga Australia yang melakukan kejahatan di Indonesia.

Kementerian Luar Negeri RI pun telah mengisyaratkan penolakan terhadap tawaran pertukaran tahanan yang diajukan Australia, karena pertukaran tahanan tidak dikenal dalam sistem hukum dan undang-undang di Indonesia.

“Ibu Menlu (Retno LP Marsudi) menyampaikan (kepada Menlu Australia Julie Bishop) bahwa pertukaran tahanan tidak dikenal dalam aturan hukum atau undang-undang di Indonesia, maka tawaran itu tidak bisa direalisasikan,” kata Juru Bicara Kemlu RI Arrmanatha Nasir.

Arrmanatha membenarkan bahwa Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop telah menghubungi Menlu RI Retno LP Marsudi untuk menyampaikan tawaran pertukaran tahanan.

Menurut dia, Menlu Retno menerima telepon dari Menlu Bishop pada Selasa (3/3) saat Menlu RI sedang melakukan kunjungan bilateral ke Selandia Baru.

Jubir Kemlu RI itu mengatakan pihaknya menganggap tawaran Menlu Australia itu sebagai bagian dari upaya perlindungan terhadap warga negaranya.

Pemerintah Australia boleh mengerahkan berbagai upaya untuk melindungi warganya di Indonesia, namun hal itu harus dilakukan sesuai dengan sistem hukum di Indonesia dan etika diplomatik, kata dia.

Sebelumnya, Pemerintah Australia dikabarkan menawarkan pertukaran tahanan kepada Pemerintah Indonesia untuk bisa membebaskan dua warganya yang menjadi terpidana mati kasus peredaran narkoba skala besar di Bali.

Kedua warga Australia itu adalah Myuran Sukumaran dan Andrew Chan, yang merupakan anggota kelompok “Bali Nine”. (Ant/Foto:Ist)