BKPRMI dan Pemkab Kukar Kerjasama Ciptakan 1 Juta Pengusaha

BKPRMI dan Pemkab Kukar Kerjasama Ciptakan 1 Juta Pengusaha

131
0

Jakarta Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) melakukan kerjasama dengan pemerintah daerah khususnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) atau Asean Economic Community yang digelar mulai akhir tahun 2015 ini.

Menurut Ketua Umum DPP BKPRMI, Said Aldi Al Idrus, kerjasama tersebut merupakan tindakan nyata untuk menciptakan 1 juta kader entrepreneurship (pengusaha). Kerjasama juga dilakukan ke luar negeri dengan mengirimkan kader-kader LP Ekop untuk membangun forum-forum bisnis di negara Asean.

“BKPRMI menghadapi MEA ini mengirimkan kawan-kawan LP Ekop untuk membuat networking diseluruh negara Asean dalam rangka membuat forum-forum binis seperti di Singapura, Kamboja, Filipina, dan lain-lain. Program itu sudah berjalan,” kata Said, Minggu (12/4), usai Rapat Kerja Nasional (Rakernas) BKPRMI yang digelar pada 10-12 April 2015 di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta.

Pada kesempatan itu, Bupati Kukar Hj. Rita Widyasari SSos MM PhD menyambut baik kerjasama tersebut. “Saya siap bekerjasama mewujudkan satu juta entrepreneur, baik secara pribadi atau sebagai kepala pemerintahan daerah,” kata Rita.

Oleh karena itu, ia berharap BKPRMI menyiapkan pemuda-pemuda berkualitas guna menghadapi MEA. Salah satu kerja yang mesti disiapkan adalah keterampilan dalam bernegosiasi dengan perusahaan-perusahaan asing.

“Karena itu sumber daya manusia menjadi penting bagi BKPRMI. Namun begitu juga harus selalu menjaga iman, amal dan ikhlas,” jelas Bupati Kukar dalam diskusi pada Rakernas BKPRMI di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, Minggu (12/4).

Menurut Rita, kompetisi global terutama MEA harus dihadapi dengan berbagai strategi dan kebijakan yang konkret. Oleh karena itu, tutur dia, BKPRMI harus berani mengambil terobosan.

“Lagi-lagi pemuda harus memiliki  persepektif yang jelas agar tidak mudah tergilas saat MEA dilaksanakan nanti,” tambahnya.

Ia pun meyakini BKPRMI memiliki karakter bekerja keras dan dapat dipercaya serta  memiliki pengetahuan yang luas untuk mengembangkan kualitas sumber daya manusia ke depan.

Selain itu, Rita meminta agar masjid dapat dijadikan pengembangan ekonomi dan pembinaan jamaah.

“Harus memiliki pengetahuan dan kemampuan, terencana, memanfaatkan segenap sumberdaya yang ada,” tandas calon Bupati incumbent yang maju lagi di Pilkada Kukar pada Desember 2015 ini. (Obsessionnews.com)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY