Cegah Narkoba, Kesbangpol DKI Jakarta Gelar Dialog Interaktif

Cegah Narkoba, Kesbangpol DKI Jakarta Gelar Dialog Interaktif

20
0

CISARUA – KOMITMEN Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) DKI Jakarta untuk memberantas narkobia yang kian massif di ibukota sudah tidak diragukan lagi.

Hingga tahun 2018 ini, Kesbangpol DKI telah membuat Empat Angkatan dalam menggelar Dialog Interaktif Pencegahan, Peredaran, Penanggulangan, dan Penyalahgunaan Narkotika di DKI Jakarta.”

Dialog Interaktif yang dibuka langsung oleh Plt. Kepala Kesbangpol DKI Jakarta Taufan Bakri ini diadakan di Hotel Grand Prioritas, Cisarua, selama 3 hari, Selasa-Jumat, 16-19 Oktober 2018.

Dalam laporan kegiatannya, Dialog Iinteraktif ini diikuti 110 peserta terdiri dari Organisasi Purna Paskibraka Indonesia, Madrasah Aliyah DKI, STT PLN DKI Jakarta, Gerakan Pemuda Patriotik Indonesia,  Badan Koordinasi Majelis Ta’lim (BKMT), Dewan Masjid Indonesia  (DMI), dan Dunia Melayu Dunia Islam.

Tujuan dari kegiatan ini, kata Ani, begitu biasa disapa, yaitu dalam rangka memberikan pemahaman dan kesadaran tentang bahaya penyalahgunaan narkoba bagi kalangan pemuda atau karang taruna maupun pelajar di DKI Jakarta.

“Kita ingin menciptakan lingkungan di DKI Jakarta yang bebas dari aksi peredaran dan pemakaian narkoba atau narkotika sehingga para anak muda khususnya pelajar tidak terganggu dalam melakukan proses interaksi di dalam masyarakat sehingga dapat tercapai sesuai dengan harapan,” ujar Ani.

Karena itu, guna memperkaya pemahaman peserta, Kesbangpol DKI Jakarta menghadirkan sejumlah narasumber kompeten di bidangnya.

Pada Selasa Malam, pembicara dari akademisi, Bukhari, HY SH,M.IP.CPL,CM., “Peran Pemuda dan Stake Holder dalam Pencegahan Peredaran Narkotika.”

Di hari Rabu, ada Letkol Arhanud Panji Permana, SE,M.Tr (Han) BAIS TNI, mengulas “Penyalahgunaan Peredaran dan Pencegahan Narkoba Dalam Masyarakat yang Dilakukan oleh Orang Asing atau WNA yang Sangat Berpengaruh dalam Hankamneg dari Sudut Pandang Intelejen Strategis,” dilanjutkan dengan

Juga ada pembicara dari BNP Provinsi DKI Jakarta, yaitu “Bahaya Narkoba dan Masalah Peredaran Narkoba, dilanjutkan dengan pembicara dari DPRD. Ahmad Yani, mengulas “Peran DPRD dalam Penggunaan dan Rehabilitasi Narkoba.”

Pada hari Kamis,  Motivator Nanang Mubarok, SHI, CMLP, CBA, CPM,COEI tentang “Pengembangan dan Pemberdayaan Kualitas Diri untuk Pemuda.” dan Motivator Singgih Widodo,  mengulas “Membangun SDM yang Berkualitas,” (zul).

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY