oleh

Cerita Mudik Hari Raya Idul Fitri 1443

Artikel ini ditulis oleh Ketua Bidang Ekonomi, UMKM dan Tenaga Kerja Inge Bunga Vanda Suprayogi, SE

Kebahagiaan mudik bagi banyak orang. Salah satunya yakni anggota Srikandi UMKM di daerah jakarta.

Ibu Siti begitu antusias menceritakan rasa bahagianya kepada pengurus Pusat Pemuda Pancasila Srikandi Indonesia .

Saat itu, ibu Siti hendak mudik ke kampung halamannya di Cimaung Banjaran Kabupaten Bandung

“Saya mudik ditemani suami dan anak anak. Ya kan saya di sini jualan oleh oleh Banjaran seperti sambal rujak Ciherang, ranginang, dan dodol Banjaran,” ucapnya.

Ia menuturkan semenjak di Jakarta dari mulai ada Corona ia belum pernah pulang ke kampungnya. Selain karena pembatasan akibat pandemi, juga karena dagangannya yang Tak terlalu ramai.

“Sekarang sama Pak Presiden sudah dibebaskan, sudah dibuka (untuk mudik), jadi saya pulang. Terakhir pulang sebelum Corona. Senang ya (bisa mudik),” ucapnya dengan gembira.

Ia menceritakan jalanan selama mudik itu selalu macet. Apalagi pemerintah memakai peraturan buka tutup jalan tol, hingga perjalanan ke Banjaran membutuhkan waktu sekitar 6 jam.

“Tapi kami sangat menikmati karena sudah lama tidak mudik,” ucapnya lagi.

Ibu Siti menceritakan setiap bertemu rest area, mereka menyempatkan diri berhenti untuk sholat maupun makan. Saat melepas lelah di rest area itu lah, ia menyempatkan untuk saling bertukar cerita dengan Pemudik lainnya.

“Kami bercerita dengan beberapa pemudik, semua merasa bahagia bisa berkumpul dengan musik ke keluarga masing masing. Ada yang ke Jawa Timur. Ada yang ke Bali,” kata ibu Siti.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.