Di Depan Kaum Milenial, Megawati Dorong Perempuan Berani Berpolitik

Di Depan Kaum Milenial, Megawati Dorong Perempuan Berani Berpolitik

77
0

JAKARTA KETUA Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri ingin kaum perempuan Indonesia membuat pergerakan. Menurutnya, perempuan Indonesia kini cenderung hanya mendengarkan, tapi tidak bertindak.

“Kenapa sih kaum perempuan kita hanya sering mendengarkan, hanya mendengarkan, tidak lalu bereaksi. Saya sudah diminta ke luar negeri bicara mengenai perempuan, tapi menurut saya mengapa kok tidak bisa seperti dulu,” ujar Megawati dalam dialog bersama kaum milenial di kantor DPP PDIP Perjuangan, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2019).

Menurutnya, kaum perempuan sekarang beda jika dibandingkan dengan zaman penjajahan dahulu. Kata Mega, perempuan di zaman itu lebih aktif dengan dialog-dialog menyatukan pikiran.

“Dulu zaman penjajahan kaum perempuan Indonesia lebih aktif. Ibu-ibu kita ada yang menjadi laskar, menyatukan pikiran, berdialog, sangat intens,” kata dia.

Hal berbeda rasakan Mega pada era sekarang ini. Menurut dia, perempuan sekarang cenderung tidak aktif dan sedikit yang masuk di bidang politik.

“Kalau saya lihat, sekarang itu sepi. Kalau masuk politik, perempuan jadi aneh, banyak laki-laki dari perempuan. Perempuan hanya satu-dua orang. Padahal konstitusi kita kan sudah memberikan keleluasaan setiap warga negara mendapatkan hak yang sama di mata hukum. Artinya terlindungi secara hukum,” jelasnya.

Karena itulah, Mega berharap kaum perempuan membuat pergerakan. Meski selalu dianggap hanya sebagai ‘konco wingking’ atau teman di belakang, bagi Megawati, perempuan harus tetap cerdas dan pandai berbicara.

“Saya ingin ada pergerakan kaum perempuan. Kenapa sih kan bapak-bapak ini bilang kalau perempuan itu konco wingking (teman di belakang) kalian itu harus berdandan dengan cantik. It’s oke, boleh kita mempercantik diri, kita tapi tetap harus cerdas, lalu pintar bicara, tahu hak-haknya,” pungkasnya. (detik.com)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY