oleh

Hj. Fitria Elvi Sukaesih dan Hengky Tornando akan Berikan Testimoni tentang bahaya Narkoba dalam Peringatan Hari Kartini DPN Srikandi Pemuda Pancasila

-Liputan-97 views

JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2018, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Srikandi Pemuda Pancasila, Hj. Sarimaya, SE, menggagas sebuah kegiatan bersama *Badan Narkotika Nasional (BNN). Kegiatan tersebut berbentuk Pelatihan bertema Srikandi Pemuda Pancasila Peduli Generasi Muda Perang Melawan Narkoba, yang akan digelar di Club House L’Avenue Apartment, Jalan Raya Pasar Minggu, Kav. 16 Pancoran, Jakarta Selatan.
Pelatihan yang akan dilaksanakan pada Minggu, 22 April 2018 sejak pukul 13.00 s.d 16.30 WIB ini, selain menghadirkan narasumber *Deputi Bidang Pemberantasan BNN Pusat, Irjen Pol. Drs. Arman Depari,* dan *Direktur GMDM (Gerakan Mencegah Daripada Mengobati) Jefri Tommy Tambayong*, Srikandi Pemuda Pancasila juga akan menghadirkan testimoni atau kesaksian beberapa orang yang pernah mengalami jahatnya penyalahgunaan narkoba, serta testimoni keluarga besar selebritis yang punya pengalaman menyedihkan terkait masuknya narkoba ke rumah mereka. Salahsatu yang akan memberikan testimoni adalah *Hj Fitria Elvie Sukaesih*, yang mana belum lama ini beberapa anggota keluarganya menjadi korban keganasan narkoba. Juga akan dihadirkan *Hengky Tornando*, yang pernah terjerat narkoba dan kini sudah menjadi seorang pendakwah.
Peringatan Hari Kartini yang dilakukan DPN Srikandi Pemuda Pancasila dengan menggelar Pelatihan Anti Narkoba, tentu dimaksudkan dalam rangka mengawal misi Srikandi Pemuda Pancasila, untuk mengisi pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia di masa kini dan masa yang akan datang. Terkait dengan itu, tugas berat Srikandi Pemuda Pancasila, memang salahsatunya adalah membentengi kaum perempuan Indonesia khususnya anggota Srikandi Pemuda Pancasila dari pengaruh buruk eksternal, dan salahsatunya yang perlu diantisipasi adalah pengaruh narkoba.
Untuk itulah, sejak jauh hari DPN Srikandi Pemuda Pancasila ingin melakukan antisipasi dari segala kemungkinan. Dengan adanya pelatihan ini, DPN Srikandi Pemuda Pancasila berkeinginan semua Perempuan di Srikandi Pemuda Pancasila khususnya dan semua Perempuan Indonesia pada umumnya, turut menjadi garda terdepan dalam mencegah, maupun memerangi penyalahgunaan narkoba.
Hal ini dilakukan, karena dari tahun ke tahun, kasus narkoba di Indonesia tidak pernah surut. Tahun 2017, BNN merilis ada 423 kasus narkoba dengan 597 tersangka. Dari 597 tersangka, hanya 5 yang berstatus WNA, sementara yang berstatus WNI mencapai 592 orang. Dari sekian tersangka, BNN berhasil menyita 236.306 gram Sabu, 108.590 butir ekstasi, 61.363 gram ganja, 4,60 gram heroin, 3,49 kokain, dan banyak narkoba jenis lain. Yang mencengangkan, ada 800 narkoba jenis baru yang muncul di dunia, 65 diantaranya ada di Indonesia. Kondisi itulah yang menyebabkan DPN Srikandi Pancasila merasa prihatin dan mencoba berkotribusi membantu negara memerangi narkoba, apapun resikonya.
Kontribusi ini, tentu sebagai salahsatu cara Srikandi Pemuda Pancasila menunjukkan kepada Bangsa Indonesia, betapa pentingnya semua elemen Bangsa saling bekerjasama mengantisipasi daya rusak narkoba yang mungkin masuk ke dalam lingkungan kita semua. Lebih baik mencegah, daripada mengobati. Barangkali semangat itulah yang menyebabkan DPN Srikandi Pemuda Pancasila memilih melaksanakan agenda ini, dengan tidak mengabaikan kegiatan positif lainnya.
Selamat Hari Kartini..
*“Sekali Layar Terkembang Surut Kita Berpantang”*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed