Jangan Anggap Remeh Mengibas Debu Di Kasur

Jangan Anggap Remeh Mengibas Debu Di Kasur

66
0

JAKARTA – INFORMASI Informasi yang sangat patut anda ketahui. Hikmah di balik mengibas debu di sprei kasur sebelum tidur.

Mengapa kita harus mengibas debu seprai kita?

Ini adalah apa yang kita akan ungkapkan dan di sinilah tantangan ilmiah dan kesimpulan oleh para ilmuwan Barat:

Ketika seseorang tidur beberapa sel-sel mati dan jatuh ke spreinya. Dan setiap kali kita bangun ia akan akan tertinggal di belakang dan terakumulasi. Sel-sel mati ini tidak terlihat oleh mata telanjang dan hampir tidak dapat dihancurkan.

Ketika jumlah sel-sel mati meningkat maka akan dengan mudah menembus kembali ke dalam tubuh yg menyebabkan penyakit serius.

llmuan Barat mencoba untuk menghancurkan sel menggunakan berbagai disinfektan seperti dettol dan sejenisnya, tapi semua sia-sia. Sel-sel mati tidak pindah atau menghilang.

Salah satu ilmuwan mengatakan, ia mencoba mengibas debu 3 kali seperti dalam Hadist dan tercengang  menemukan bahwa semua sel-sel mati menghilang !!

Nabi Muhammad SAW bersabda: “Barangsiapa pergi ke tempat tidur, ia harus mengibas debu di kasur tidurnya tiga kali, karena dia tidak tahu apa yang ditinggalkan”

Kebanyakan orang berpikir itu adalah cara menghilangkan serangga kecil tapi tidak tahu bahwa masalah ini jauh lebih besar dari itu.

Hal ini sangat menyedihkan bila menemukan bahwa kebanyakan dari kita mengabaikan ajaran Nabi SAW.

Sebab itulah Rasulullah mengajarkan untuk melakukan beberapa hal sebelum membaringkan tubuh di atas kasur. Di antara sunnah yang penting untuk dikerjakan ialah membersihkan atau mengibas kasur dengan lidi, kain, dan bisa juga peralatan lain.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Imam Bukhari dan Muslim dalam sebuah riwayat, “Apabila salah seorang diantara kalian hendak tidur maka kibasilah tempat tidurnya dengan ujung sarungnya, karena sesungguhnya dia tidak tahu apa yang akan menimpa padanya”.

Lidi yang dikibaskan ke kasur tempat di mana kita akan tidur akan mengusir segala bentuk gangguan yang kemungkinan menetap di atasnya. Semisal jin yang menempati kasur-kasur itu, akan terusir dengan kibasan yang kita lakukan. Selain itu, bisa juga untuk menghindari adanya kotoran-kotoran lain.

Dalam Syarah Shahih Muslim diterangkan, bahwa seseorang hendaknya mengibaskan kasurnya sebelum tidur, baik dengan tangan, sapu lidi, kain sarung atau sejenisnya. Mengibas sebanyak tiga kali, sebagaimana tertuang dalam Fathul Barri. Tidak lupa pula membacakan asma Allah bersama kibasannya. Kalimat Bismillah menjadi yang penting, sebagaimana dijelaskan dalam sebuah riwayat Imam Muslim. Bagi orang yang bangkit dari tidurnya dan kemudian kembali lagi, berdasar pada hadist riwayat Tirmidzi, maka hendaknya ia kembali mengibas kasurnya lagi.

Mudah-mudahan dengan amalan yang sederhana ini, kita dapat terhindar dari tidur bersama dengan jin dan syaitan yang juga ikut berbaring di atas tempat tidur. Wallahu A’laam. (Zul)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY