Kekerasan Seksual-Bullying di Sukabumi Masih Tinggi

Hukum, Liputan113 views

Srikandipp.com – Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Sukabumi, masih kerap terjadi. Berdasarkan data yang tercatat Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) terhitung Januari hingga Maret terdapat sebanyak 9 kasus dengan jumlah korban mencapai 28 orang.

Kepala UPTD PPA DP2KBP3A Kota Sukabumi Hendra Susanto menjelaskan, 9 kasus yang menimpa anak dan perempuan itu meliputi kasus KDRT, kekerasan psikis, kekerasan seksual, bullying, kejahatan seksual pada anak dan lain-lain sebagainya.

Secara rinci, pada bulan Januari terdapat 11 kasus yang diadukan ke UPTD PPA dengan korban 5 wanita dan enam anak laki-laki serta perempuan. Di bulan Februari, ada 10 kasus dengan korban 5 wanita dan 5 anak, sedangkan di bulan Maret terdapat 8 kasus di antaranya 3 wanita dan 5 anak.

Sementara itu, wilayah yang paling banyak terlibat kasus kekerasan anak dan perempuan ada di Kecamatan Gunungpuyuh sebanyak 11 kasus, disusul Kecamatan Cikole 6 kasus, Warudoyong 5 kasus, Cibeureum dan Lembursitu 2 kasus, serta Baros dan Citamiang 1 kasus.

“Yang rujuk puspaga (pusat pembelajaran keluarga) terkait perceraian, pola asuh, hak asuh anak ada 9 orang,” kata Hendra.

Hendra menegaskan, semua pengaduan yang masuk sudah tertangani mulai pendampingan pelaporan, pendampingan sikologis, rujukan hingga pendampingan visum. Dia mengatakan, beberapa kasus masih dalam penanganan hukum.

Terkait banyaknya kasus kekerasan pada anak dan perempuan, pihaknya mengajak berbagai pihak untuk melakukan pencegahan. Beberapa pencegahan yang dapat dilakukan di antaranya sosialisasi tindakan pencegahan kekerasan yang dilakukan di tingkat satuan pendidikan dan masyarakat.

“Meningkatkan peran serta kader dalam mensosialisasikan pencegahan tindak kekerasan. Koordinasi dan kerjasama dengan lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *