Kesbangpol DKI Jakarta Terus Mantapkan Pemahaman Kader Bela Negara

Kesbangpol DKI Jakarta Terus Mantapkan Pemahaman Kader Bela Negara

36
0

CISARUA – BADAN Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) DKI Jakarta melalui Kepala Bidang Bina Ideologi dan Wasbang terus melakukan pemantapan pemahaman kader Bela Negara.

Kepala Bidang Ideologi dan Wasbang Kesbangpol DKI, HM, Asyik Noorhilmany pada saat pembukaan kegiatan Pemahaman Kader Bela Negara hingga Angkatan VII di Hotel Puncak Raya, Cisarua, Bogor, Selasa Malam (5/6/2018) mengatakan bahwa dalam amanat Undang-Undang Dasar 1945 perubahan keempat menyatakan bahwa pada pasal 30 ayai 1 “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam pertahanan dan keamanan negara,” pada ayat 2 “Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh TNI dan POLRI sebagai kekuatan utama dan rakyat sebagai kekuatan pendukung.

Karena itu, katanya, kegiatan pemantapan kader bela negara ini dimaksudhkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya  kesadaran bela negara dengan tujuan agar nilai-nilai bela negara menjadi landasan sikap dan perilaku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Anda yang ikut kegiatan ini selain sebagai panutan juga sebagai agen perubahan sekaligus garda terdepan dalam menumbuhkembangkan semangat membela negara kepada seluruh elemen masyarakat,” pintanya

Dengan kesadaran itu, lanjut Asyik, segala bentuk ancaman yang dapat mengganggu dan menghambat jalannya pemerintahan, bahkan membahayakan keutuhan NKRI harus dibela oleh semua warga.

Dijelaskannya, soal bela negara ini tidak melulu dalam hal perang. Di masa damai pun bela negara dapat dilakukan dalam berbagai bentuk. Misalnya, dalam bidang sosial budaya yaitu dengan membantu sesama warga yang mendapat musibah bencana sosial atau menghasilkan karya budaya yang tinggi.

Di bidang keamanan, bela negara dapat dilakukan dengan menghidupkan kembali sistem keamanan Siskamling yang kini sudah mulai menghilang.

Dalam bidang lingkungan hidup, bela negara dapat dilakukan dengan memelihara lingkungan hidup yang bersih dan tidak membuang sampah.

Dan dalam bidang Prestasi, dapat dilakukan sesuai dengan bidangnya masing-masing yang membawa harum nama bangsa dan negara baik di bidang olahraga, seni, pendidikan dan lainnya.

Asik menambahkan, dalam waktu dekat ini kita juga akan menghadapi Asian Games pada tanggal 18 Agustus dan Pemillu 2019.

“Nah, teman-teman juga bisa membela negara dengan membantu mensukseskan Asian Games dan turut berpartisipasi pada semua tahapan Pemilu 2019,” paparnya.

Sementara itu dalam laporannya, Kasubdit Ideologi Negara, Rahmat Hidayat mengatakan kegiatan  peningkatan Kesadaran Bela Negara  Angkatan VII, seperti cintai tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, menyakini Pancasila sebagai ideologi negara dan rela berkorban untuk bangsa dan negara, serta kemampuan awal Bela Negara  dapat  menjadi tatanan nilai dalm bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Tujuannya yaitu untuk meningkatkan pemahaman para mahasiswa, pemuda, kader bela negara dan Ormas sebagai bagian dari sistem pertahanan negara sekaligus sebagai landasan berpikir, bersikap, bertindak dalam  kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Narasumbernya yaitu BINDA Jakarta, Yayasan Pendidikan Pertamedica, BNN Provinsi DKI, Ketua LP3M Insida Jakarta.

“Kegiatan ini diikuti 110 peserta berasal dari Forum Silaturahmi Masyarakat Sunda-Jakarta, DPD Tingkat II GM Trikora, DPW Garda Pemuda Jakarta,” pungkas Rahmat. (Zul dan Endi)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY