KPK Ajak Perempuan di Papua, Membasmi Korupsi

KPK Ajak Perempuan di Papua, Membasmi Korupsi

14
0

PAPUA – WAKIL Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan meminta anggota Dharma Wanita di Papua untuk tegas menyatakan tidak terhadap korupsi. Dharma Wanita oleh Basaria juga diminta menerapkan nilai-nilai anti korupsi dilingkungan keluarga.

“Jujur pada diri sendiri, bagaimana mendidik anak dengan baik, itu juga termasuk cara perempuan membantu KPK meminimalisir terjadinya korupsi,” kata Basaria usai menghadiri sosialisasi Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) di aula Sasana Krida, Rabu (5/9/2018).

Dikatakan peran perempuan dalam pemberantasan korupsi sangt penting, sehingg sosialisai SPAK digelar untuk kaum perempuan melalui organisasi Dharma Wanita. Dalam sosialisasi ini para peserta diberikan materi pengetahuan tentang korupsi dan bagaimana perempuan bisa berperan lebih banyak sebagai agen pencegahan korupsi terutama dalam lingkungan keluarga.

“Saya percaya pencegahan korupsi itu harus dimulai dari keluarga dulu, setelah sukses di keluarga, baru lingkungan luar,” ujarnya.

Ditempat yang sama Sekretaris Daerah Papua, TEA Heri Dosinaen sosialisasi SPAK berharap ilmu yang didapat pada acara sosialisasi SPAK, mampu memberikan dampak positif bagi perempuan.

“Ya, mudah-mudahan, apa yang diperoleh hari ini perempuan di Papu khususnya istri-istri ASN bisa menjadi agen perubahan anti korupsi di Paapu dan di Indonesia,” harap Sekda.

Sementara itu, Mama Mayor salah satu anggota Dharma Wanita Provinsi Papua mengaku akan mengimplementasikan dengan baik ilmu yang diperoleh dari sosialisasi tersebut.

“Ada hal-hal yang harus kami tau, yaitu bahwa korupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah dalam pemberantasannya, tetapi kami perempuan, kami ibu rumah tangga juga punya andil,” kata Mama Mayor.

Selain sosialisasi SPAK, KPK dalam kunjungannya ke Papua juga membentuk Komite Advokasi Daerah (KAD) anti korupsi yang bertujuan untuk memberikan ruang bagi sektor swasta menggerakan lapangan kerja dan investasi, termasuk didalamnya membayar fiskal Daerah. (Rrri.co.id)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY