Menteri Yohana Dorong Perempuan Aktif Berpolitik

Menteri Yohana Dorong Perempuan Aktif Berpolitik

38
0

MALANGĀ – MINIMNYA anggota legislatif perempuan menjadi sorotan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPA). Hal ini sampaikan dalam kuliah tamu bertajuk ‘Peran Perempuan dalam Kiprah Politik Nasional’ di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kamis (2/8/2018).

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise mengatakan secara peraturan perundang-undangan keterwakilan perempuan belum sepenuhnya terpenuhi.

“Di DPR RI saja misalkan, baru 17 persen perempuan menjadi anggota legislatif. Padahal sesuai undang – undang harusnya ada 30 persen,” terang Yohana.

Tak hanya di jajaran legislatif DPR RI, di tingkat DPRD Provinsi keterwakilan perempuan hanya di angka 16 persen, sementara di DPRD kabupaten dan kota berkisar di angka 14 persen.

Menurutnya, keterbatasan dana menjadi salah satu faktor minimnya para perempuan maju ke ranah politik menjadi calon anggota legislatif (Caleg).

“Banyak juga yang menganggap tidak punya peluang sehingga enggan tertarik ke politik. Ada juga yang tidak diperbolehkan suami karena hanya membuang biaya saja,” ungkapnya.

Maka dari itu, Yohana mendorong para mahasiswi terutama dari kader – kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) untuk tak takut terjun ke dunia politik untuk mewakili suara para perempuan dan anak.

“Saya ingin kalian (mahasiwa) jadi penggerak supaya merubah stigma perempuan yang kalah dari laki-laki,” pungkasnya. (Okezone.com/ Foto: Ist)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY