Pemerintah Siapkan Bantuan Rohingya dari APBN

Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, pemerintah sudah menyiapkan anggaran untuk penanganan pengungsi suku Rohingya. Myanmar, dan Bangladesh yang terdampar di Aceh sejak satu pekan yang lalu.

Anggaran tersebut diambil dari APBN yang memang sudah dialokasikan untuk penanganan bencana. Menurut JK, negara wajib memberikan bantuan terhadap para pengungsi demi atas nama kemanusiaan sesuai dengan nilai-lilai luhur Pancasila.

“Sesuai dengan bunyi Pancasila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Jadi kami sudah siapkan anggaran,” ujar JK di Masjid Sunda Kelapa, Minggu (256/5/2015).

Sayangnya JK tidak mau menyebut berapa anggaran pemerintah yang sudah disiapkan untuk para korban pengungsi. Hanya saja, JK sudah memerintahkan Kementerian Sosial dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk mengurusi persoalan tersebut.

“Pokoknya jangan tanya anggarannya berapa, yang penting saya berterima kasih semua pihak sudah pada membantu,” terangnya.

Sebelumnya Mensos, Khafifah Indar Parawansah sudah mengunjungi tempat pengungsian suku Rohingya di Aceh. Ia mengatakan, pemerintah sudah memberikan bantuan Rp 2,3 miliar yang diambil dari anggaran bencana sosial.
Diketahui, 1.700 para pengungsi dari Myanmar yang mencari suaka di Indonesia. Suku yang sebagian besar muslim itu ditolak di negaranya sendiri. Hak mereka untuk mendapat pelayanan kesehatan dan pendidikan, kehidupan yang layak telah dikebiri oleh pemerintah Myanmar.

Tercatat, dalam tiga tahun terakhir serangan terhadap suku Rohingya sudah menewaskan 280 orang dan memaksa 14.000 lainnya mengungsi ke berbagai daerah terpencil. Mereka telah lama hidup dalam kesengsaraan, tidak ada kesempatan bagi mereka untuk bisa mencari nafkah.

Atas dasar itu, telah banyak manusia Rohingya yang memilih untuk meninggalkan tempat kelahirannya untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Setidaknya sudah 100.000 ribu suku Rohingya telah mengungsi ke negara-negara wilayah ASEAN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *