oleh

Pemprov Jateng Upayakan Atasi Kekerasan Perempuan

-Liputan-57 views

Semarang, Srikandipp.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Jawa Tengah mencatat hingga dengan Juli 2019 tercatat jumlah korban kekerasan yang dilaporkan ke dinas mencapai 1095 kasus.

Adapun rinciannya, kekerasan yang terjadi pada laki-laki ada 222 kasus. Sedangkan untuk kasus perempuan mencapai 873 kasus.

Angka tersebut membuktikan adanya kekerasan terhadap perempuan adalah fakta yang tidak terbantahkan.
Apabila dilihat dari kelompok umur untuk kategori anak sejumlah 899 orang dan dewasa 1.101 orang.

Kasus pelecehan seksual mencapai 305 kasus dengan korban perempuan dewasa, sedangkan kasus KDRT menempati peringkat tertinggi sebanyak 375 kasus,” ujar Kepala DP3AP2KB Jateng Dra Retno Sudewi Apt MM, Selasa (3/9/2019).

Retno menambahkan, penanganan korban kekerasan yang ada di Jawa Tengah sat ini sudah direspon dengan cepat oleh dinas DP3AP2KB. Namun masih perlu ada standar operasional prosedur (SOP) dalam menangani kasus dan pendampingan dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan.

“Empati dan komitmen perlu ditumbuhkan dalam penanganan korban kekerasan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Bimbingan teknis dilakukan dinas yang diikuti oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dari 35 kota dan kabupaten se Jawa Tengah bertujuan untuk menyamakan persepsi dan penyusunan dalam menangani korban-korban kekerasan yang dialami oleh perempuan di Jawa Tengah.

“Harapannya dengan adanya bimtek ini akan menghasilkan sebuah Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam menangani kasus-kasus kekerasan perempuan yang terjadi di Jawa Tengah,” tukasnya. (ayosemarang.com)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed