Perempuan Saudi Kini Dapat Konfirmasi Perceraian Lewat Pesan

Perempuan Saudi Kini Dapat Konfirmasi Perceraian Lewat Pesan

45
0

SAUDI  ARABIA- DI TENGAH berbagai sorotan dunia tentang pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi, pemerintah Arab Saudi terus berupaya untuk merombak kebijakan. Salah satunya, peraturan baru tentang perceraian. Selama ini, perempuan di Saudi kerap tidak mengetahui informasi tentang perceraian mereka sendiri. Mulai Minggu (6/1/2019), pengadilan akan diminta untuk menginformasikan kepada perempuan melalui pesan teks atau SMS tentang keputusan yang mengonfirmasi perceraian mereka.

Peraturan tersebut diyakini akan mengakhiri “perceraian rahasia”, di mana pria biasanya mengakhiri pernikahan tanpa memberi tahu sang istri. Pesan teks akan dikirim ke nomor telepon yang terdaftar melalui sistem, ketika pengadilan telah mengeluarkan akta cerai. Pesan tersebut akan menginformasikan tentang jumlah dokumen perceraian dan pengadilan mana yang menerbitkannya.

Pemberitahuan itu bakal memastikan perempuan sepenuhnya mengetahui status pernikahan mereka dan dapat melindungi hak-hak mereka, seperti memperoleh tunjangan.

Banyak pengacara Saudi yang menyebutkan bahwa beberapa reformasi yang diperkenalkan Kementerian Kehakiman berkontribusi besar dalam memastikan keadilan bagi perempuan.

Diwartakan Al Arabiya, pengacara bernama Somayya Al-Hindi mengatakan pengadilan Saudi kerap mendengar kasus perempuan Saudi yang terus hidup dengan mantan suami, tanpa mengetahui telah bercerai. Mereka biasanya mengajukan banding ke pengadilan karena bercerai tanpa sepengatuhan mereka.

“Pria Saudi dulu bercerai di pengadilan tanpa sepengetahuan istri mereka dan tanpa memberi tahu status pernikahan mereka,” katanya. “Aturan baru ini akan mengakhiri segala upaya penipuan untuk mengambil kendali atas rekening bank yang memakai identitas perempuan,” imbuhnya.

Langkah baru ini disebut sebagai bagian dari reformasi ekonomi dan sosial yang didorong oleh Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman.

“Aturan ini juga memastikan bahwa surat kuasa apa pun yang dikeluarkan sebelum perceraian tidak disalahgunakan,” kata pengacara Saudi, Nisreen al-Ghamdi. (Kompas.com)

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY