oleh

 Sayap, Ceker dan Kepala Sampai Leher Ayam Potong Brolier Penyebab Kista

-Liputan-336 views

Jakarta, Srikandipp.com – Ayam, bila diolah sangat lezat bukan..?” Entah Anda sudah menikah atau belum, maka wanita harus berhati-hati..*

Baru-baru ini telah terjadi pada seorang wanita Indonesia (tidak usah disebut identitas-nya), tumbuh “lists” dalam rahim (kista coklat), melakukan operasi tumor yang penuh dengan darah, dan darahnya berwarna hitam gelap.

Mereka berpikir, bahwa setelah operasi akan sembuh, tetapi hanya beberapa bulan kambuh lagi, sehingga akhirnya mereka melakukan konsultasi ke ginekolog.

Dokter Ginekolog tersebut kemudian bertanya: “Apakah Anda suka makan sayap ayam, leher ayam dan ceker ayam..?”

Wanita itu sangat terkejut..? Lalu bertanya:

“Loh, kok dokter bisa tahu kesukaanku..?”

Dokter: “Hormon pertumbuhan (growth-hormone) ayam ataupun antibiotiknya, selalu diinjeksi di bagian sayap,atau leher ayam Broiler. ”

Sementara kaki ayam tempat menimbun end product antibiotik dan turunan second hormonal.

Dokter tersebut meneruskan: “Karena itu kegemaran makan sayap ayam atau kaki ayam, akan serta merta menambah sekresi hormon bagi wanita.. Akibatnya second hormonal tersebut akan terakumulasi menjadi toxin yang ujung-ujungnya menjadi karsinogen,sehingga wanita peng-konsumsi sayap, kaki dan leher ayam, sangat rentan terkena kanker yang berkenaan dengan kelenjar hormonal seperti: kanker rahim, cervix dan payudara.

Oleh karena itu, kami menyarankan Anda jangan banyak mengkonsumsi sayap ayam atau kakinya.

Saat ini 80% wanita memiliki fibroid/rahim dan mudah untuk mendapatkan kista coklat tersebut..”

Percakapan itu didapat dari medsos hasil pembicaraan dengan dr. Rosdiana Ramli, SpOG. Menurut Rosdiana, sehat itu tak ternilai. Karena itu ia mengharapkan jika   di friend-list anda ada ribuan teman, cukup 10 orang saja yang men -share ulang, sehingga minimal juga ada 10 orang yang baca..Siapa tahu di kelipatan ke sekian kalinya, ada yang tertolong..?

“Karena Anda peduli.. Indahnya berbagi. Salam,” sapa Rosdiana. (Zul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed