Srikandi Pemuda Pancasila Tegaskan Kedaulatan Pangan Jangan Hanya Menjadi Slogan

Srikandi Pemuda Pancasila Tegaskan Kedaulatan Pangan Jangan Hanya Menjadi Slogan

267
0

Pemerintah Jakarta – Srikandi Pemuda Pancasila menegaskan kebijakan pemerintah bahwa kedaulatan pangan menuju Indonesia Hebat jangan hanya menjadi slogan politik sesaat. Melainkan kebijakan itu harus menjadi perhatian serius untuk petani Indonesia agar bisa sejahtera di tanah air. Peningkatan kesejahgteraan itu hanya bisa dicapai jika pemerintah memberikan dukungan penuh dan subsidi berkelanjutan terhadap produk-produk yang dihasilkan petani.

Pesan itu disampaikan Ketua Umum Srikandi Pemuda Pancasila, Hj. Sarimaya SE, ketika menghadiri di Seminar Nasional dan Rapat Kerja Nasional Ke-2 HKTI bertema Kedaulatan Pangan Menuju Indonesia Hebat di Balai Kartini, Jakarta Rabu (8/4).

Menurut Sarimaya, sudah saatnya pemerintah memberkan proteksi terhadap produk-produk petani. Tanpa proteksi itu akan sangat sulit petani bisa lepas dari belenggu impor produk pertanian.

“Afirmasi kebijakan pertanian harus merupakan bentuk perhatian dari revolusi mental Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi,” pinta Sarimaya yang didampingi Wakil Ketua Srikandi Pemuda Pancasila, Irma Susanny.

Dia melihat, dengan afirmasi politik pertanian yang berfihak kepada petani diharapkan dalam jangka panjang, Indonesia bisa dan mampu berjaya di tanah air bahkan bisa mengekspor kembali ke pasar internasional.

“Proteksi produk pertanian juga bisa mempercepat pencapaian ketahanan pangan,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar ketika membacakan pidato Presiden Jokowi pada saat Seminar Nasional dan Rapat Kerja Nasional ke-2 HKTI di Balai Kartini itu mengatakan bahwa untuk mencapai kedaulatan pangan, pemerintah akan menyediakan dana subsidi pupuk dan subsidi benih.

“Penyediaan dana subsidi pupuk setara Rp 28 triliun, subsidi benih Rp 2 triliun untuk areal 5 juta hektare, selain itu juga akan dilakukan perbaikan peraturan presiden mengenai peraturan benih,” tandasnya.

Menurut Marwan, tema Rakornas HKTI ‘Kedaulatan Pangan Menuju Indonesia Hebat’ sudah sesuai dengan visi pemerintah saat ini. Pemerintah, lanjut dia, ingin mempercepat swasembada padi, jagung, dan kedelai dan melakukan optimalisasi lahan dan penyediaan lahan.

Politikus PKB tersebut berharap, HKTI betul-betul mampu melindungi dan memberikan spirit kepada seluruh petani di Indonesia.

Sementara itu, Ketua HKTI Oesman Sapta Odang mengaku kagum dengan pemerintah saat ini yang menugaskan Menteri Desa PDTT Marwan Jafar untuk datang dalam acara Rakornas HKTI ke-2. “Karena petani masih berada di daerah tertinggal, petani perlu di dorong, kita ingin membangkitkan petani untuk menekan impor. Kemakmuran itu hanya bisa didapat, ketika petani itu makmur,” ujarnya. (zul)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY