Tingkatkan Partisipasi Pemilih, Dirpoldagri Buka Pendidikan Politik Perempuan 

Tingkatkan Partisipasi Pemilih, Dirpoldagri Buka Pendidikan Politik Perempuan 

142
0

JAKARTA –  PARTISIPASI Politik perempuan pada Pemilihan Umum Serentak 2019 memainkan peran penting bagi peningkatan kualitas demokrasi di Indonesia. Karena itu, guna meningkatkan partisipasi politik perempuan khususnya dalam memenuhi kuota 30 kursi di paremen, Direktorat Politik Dalam Negeri Kemendagri mengadakan kegiatan Pendidikan Politik Perempuan di hotel Swiss Bell, Jakarta, Selasa (2/4/2019).

Kegiatan bertema “Sukses Agenda Demokrasi Pemilihan Umum Serentak 2019” dihadiri 150 peserta Wanita Sarekat Islam, Guru-Guru PAUD Se-Jakarta Pusat, Posyandu dan Jumantik. Sejumlah narasumber hadir yaitu Direktur Politik Dalam Negeri Drs. La Ode Ahmad. Ap., M.Si., Kabagren Polpum Kemendagri, Sri Handoki Taruna, pengajar dari IPDN, Prof. Nuriah Nurdin, MA, dan dari Bappenas, Nurma.

Berbicara dengan paparan berjudul “Peningkatkan Partisipasi Perempuan  Pada Pemilu Serentak 2019” La Ode Ahmad mengatakan, menghadapi pelaksanaan Pemilu Seretak 2019 ternyaa masih ada 50 persen warga masyarakat kita yang belum tahu kapan Pemilu itu dilaksanakan.

“Kita berharap ibu-ibu yang datang ke sini nantinya bisa memberi tahu waktu pelaksanaan Pemilu yaitu pada Rabu 17 April 2019,” ujarnya.

La Ode mengharapkan, agar sebelum datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), ibu-ibu sudah tahu siapa Capres/Cawapres, anggota DPR RI,  anggota DPRD dan anggota DPD.

“Kita mengharapkan agar yang kita pilih itu nantinya bisa menjadi pemimpin yang berintegritas, bermartabat hingga mampu mewujudkan good goverment dan,” paparnya.

Mengutip data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Dirpoldagri  mengatakan jumlah pemilih Pemilu Serentak 2019 sebanyak 192.828.520 jiwa. Jumlah pemilih tersebut merupakan hasil penyempurnaan DPT hasil perbaikan tahap II.

“Dengan demikian jumlah pemilih dalam DPT dalam negeri dan luar negeri laki-laki dan perempuan adalah 192.828.520,” ucap

Dari jumlah itu, kata La Ode, pemilih dalam negeri yang terdaftar dalam DPTHP-II terdiri dari 95.368.749 laki-laki dan 95.401.580 perempuan dengan total 190.770.329.  Untuk luar negeri, yaitu sekitar 2 juta pemilih.

“Jumlah pemilih perempuan itu lebih banyak daripada kaum lelaki. Karena itu, sayang jika suara ibu-ibu tidak digunakan untuk memilih,” ujarnya.

Dia menambahkan, Pemilu itu menunjukkan adanya transisi kepemimpinan secara periodik. Pemilu ini akan berjalan baik jika kita bersama-sama menjaga ketenangannya. Karena itu, jangan ikut mengganggu ketenangan  jalannya tahapan Pemilu dengan menyebarkan Hoax.

Sementara itu, dalam laporan kegiatannya, Kasubdit Etika Politik dan Pendidikan Dirpoldagri, Cahyo Ariawan menambahkan, kegiatan ini diadakan pertama guna meningkatkan partisipasi masyarakat tentang pentingnya Pemilu 2019. Kedua, untuk meningkatkan tingkat partisipasi politik masyarakat sesuai dengan undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 Di mana kaum perempuan mendapatkan affirmative action untuk target pencapaian 30% kuota kursi perempuan di parlemen. (Zul dan Endi)BERBAGI FacebookTwitter

  •  
  •  

Artikel sebelumyaSarimaya (Caleg DPR RI) : Partai Berkarya Memberi Bukti Bagaimana Membangun Ekonomi Rakyat

Zul Fikrihttps://www.srikandipp.com

ARTIKEL TERKAITLEBIH DARI PENULIS

Sarimaya (Caleg DPR RI) : Partai Berkarya Memberi Bukti Bagaimana Membangun Ekonomi Rakyat

Tangan Selalu Ikut Bergerak Saat Bicara, Begini Kepribadianmu!

Perempuan adalah Ujung Tombak Lahirnya Generasi Hebat

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Simpan nama, email, dan situs web saya pada peramban ini untuk komentar saya berikutnya.BERITA TERBARU

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY